Beranda » Program Dua Batch, Satu Tujuan: Mengurangi Ketergantungan Tenaga Kerja Luar

Program Dua Batch, Satu Tujuan: Mengurangi Ketergantungan Tenaga Kerja Luar

by Maria Atun

HarianBisnis.id-anyak 32 pemuda asal Kabupaten Sumbawa resmi terpilih sebagai peserta Batch I Program Beasiswa Pelatihan Dasar Mekanik Alat Berat. Mereka akan menjalani pendidikan intensif di UT School, Jakarta, sebagai bagian dari kolaborasi PT United Tractors Tbk (UT) dan PT Amman Mineral Nusa Tenggara.

Kick-off program yang berlangsung pada 10-11 Maret 2026 ini menjadi tonggak nyata peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) lokal di sektor industri alat berat. Selama ini, industri pertambangan di Sumbawa masih bergantung pada tenaga ahli dari luar daerah.

“Kami ingin menciptakan dampak berkelanjutan. Bukan sekadar pelatihan, tetapi juga membuka jalur karier bagi putra daerah,” demikian dikutip dari pernyataan resmi UT.

Pelatihan Batch I sepenuhnya digelar di UT School Jakarta. Peserta dibekali keterampilan teknis perawatan dan perbaikan alat berat yang sesuai standar industri. Setelah lulus, mereka diharapkan langsung terserap di lingkungan operasional Amman Mineral maupun mitra kerja lainnya.

Sementara itu, Batch II direncancanakan berlangsung di Balai Latihan Kerja (BLK) Sumbawa dan Sumbawa Barat. Langkah ini sengaja diambil untuk menjangkau lebih banyak pemuda tanpa harus merantau ke ibu kota.

Program ini tidak lahir dari ruang tertutup. Pemerintah daerah setempat turut dilibatkan sejak tahap perencanaan. Sinergi antara UT, Amman Mineral, dan pemda diharapkan mampu menekan angka pengangguran sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Menurut jadwal, Batch I akan mulai dalam waktu dekat. UT School menyiapkan kurikulum paduan teori dan praktik lapangan. Fasilitas pelatihan disebut setara dengan pusat pendidikan mekanik terbaik di Indonesia.

“Kami tidak hanya mencetak mekanik biasa, tapi teknisi andal yang siap bersaing,” tambah pernyataan korporasi.

Dengan target dua gelombang pelatihan, program ini menjadi bukti bahwa tanggung jawab sosial perusahaan bisa dijalankan tanpa kehilangan arah bisnis. Bagi pemuda Sumbawa, ini adalah kesempatan emas mengubah nasib dari kampung halaman sendiri. (*)

You may also like

Leave a Comment