HarianBisnis.id- Lebaran telah usai, namun bagi sebagian keluarga di Indonesia, rutinitas dapur belum sepenuhnya pulih. Asisten rumah tangga (ART) yang mudik ke kampung halaman belum semuanya kembali, sementara aktivitas harian—kantor, sekolah, urusan rumah—telah berjalan lagi. Di tengah celah waktu yang serba terbatas itu, kebutuhan akan makanan keluarga yang cepat, praktis, namun tetap bernutrisi menjadi tantangan tersendiri.
Menjawab situasi tersebut, DANA Indonesia melalui program pemberdayaan perempuan dan perempuan disabilitas, SisBerdaya dan DisBerdaya 2025, menghadirkan tiga produk UMKM lokal yang dinilai mampu menjadi andalan di dapur. Bukan sekadar solusi instan, produk-produk ini lahir dari tangan perempuan pengusaha lokal yang telah membuktikan kualitasnya dan kini dapat dipesan dari mana saja di Indonesia.
“Momentum setelah Lebaran sering kali menghadirkan tantangan bagi keluarga, termasuk kebutuhan akan solusi praktis di rumah. Melalui program SisBerdaya dan DisBerdaya, kami melihat banyak pelaku UMKM perempuan yang mampu menghadirkan produk berkualitas dan relevan dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat,” ujar Olavina Harahap, Director of Communications DANA Indonesia, dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat (27/3/2026).
Siapa di Balik Tiga Produk Andalan?
Tiga UMKM yang direkomendasikan bukanlah pemain baru. Mereka adalah pemenang program SisBerdaya dan DisBerdaya 2025, inisiatif pemberdayaan yang dijalankan DANA untuk memperkuat kapasitas perempuan pelaku usaha, termasuk perempuan disabilitas. Ketiganya memiliki produk dengan daya simpan panjang dan kemudahan olah yang menjadi kunci saat waktu memasak terbatas.
Bonpy – Didirikan oleh Bella Citra Ananda, Bonpy menghadirkan abon khas Lombok dengan cita rasa autentik. Dikemas modern, abon ini bisa langsung dijadikan lauk, taburan nasi, isian roti, atau pelengkap hidangan sederhana. Daya simpannya yang panjang menjadikannya stok dapur darurat yang andal.
KUKEBI – Dari Garut, Yesi Endah Sundasari mengembangkan bawang goreng kemasan yang renyah dan beraroma kuat. Cukup taburkan pada sup, mi instan, nasi putih, atau lauk apa pun, cita rasa langsung meningkat tanpa perlu menggoreng ulang. Solusi sederhana yang menghemat waktu.
Maryam Snack and Frozen – Berbasis di Jakarta, Astri Isnaini menyediakan beragam camilan dan lauk beku siap goreng atau siap panaskan. Dengan daya simpan di freezer, keluarga bisa menyiapkan makanan dalam hitungan menit, tanpa repot meracik dari awal.
Apa yang Membuat Produk Ini Istimewa?
Ketiga produk ini tidak hanya menjawab kebutuhan kepraktisan, tetapi juga membawa nilai lebih: memberdayakan perempuan. Program SisBerdaya dan DisBerdaya yang mengantarkan mereka menjadi pemenang pada 2025 menunjukkan bahwa produk lokal berkualitas mampu bersaing dan menjadi bagian dari solusi kebutuhan rumah tangga modern.
Selain itu, kemudahan akses menjadi poin penting. Meskipun berbasis di luar kota—Lombok, Garut, dan Jakarta—ketiga UMKM ini melayani pengiriman ke seluruh Indonesia. Proses pembayaran pun semakin praktis karena mereka telah tergabung dalam DANA Bisnis, memungkinkan transaksi melalui QRIS yang cepat dan aman.
Kapan dan Mengapa Produk Ini Menjadi Pilihan Tepat?
Masa transisi setelah Lebaran adalah periode unik. Aktivitas keluarga mulai padat, sementara ritme dapur yang biasanya terbantu oleh ART belum sepenuhnya kembali. Menurut data kebiasaan konsumen, kebutuhan akan produk pangan siap saji atau mudah olah melonjak pada pekan pertama hingga kedua pasca-Lebaran.
Dalam konteks inilah ketiga produk ini relevan. Abon Bonpy, bawang goreng KUKEBI, dan frozen food Maryam Snack and Frozen hadir sebagai solusi jangka pendek yang membantu keluarga menjaga asupan makan tanpa menghabiskan waktu berjam-jam di dapur. Pada akhirnya, masa transisi ini bersifat sementara, tetapi pilihan produk yang tepat dapat membuat perbedaan signifikan dalam kenyamanan keluarga.
Bagaimana Cara Mendapatkannya?
Masyarakat yang tertarik dapat memesan produk-produk ini langsung melalui kanal pemasaran masing-masing UMKM. Informasi lebih lanjut mengenai ketiga produk dan cara pemesanan tersedia di laman resmi program pemberdayaan DANA. Proses pembayaran dapat dilakukan secara non-tunai melalui QRIS, memanfaatkan ekosistem digital yang telah terintegrasi.
“Pemenang SisBerdaya dan DisBerdaya menunjukkan potensi besar untuk terus berkembang, sehingga dukungan terhadap produk mereka tidak hanya membantu kebutuhan konsumen, tetapi juga mendorong pertumbuhan UMKM perempuan di Indonesia,” tambah Olavina.
Dengan memilih produk dari para pemenang program pemberdayaan ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan kepraktisan di dapur, tetapi juga turut berkontribusi pada ekosistem usaha lokal yang inklusif dan berkelanjutan.
