Beranda » Jangan Biarkan Jantung Berhenti Mendadak! Kenali Prosedur Ablasi Jantung

Jangan Biarkan Jantung Berhenti Mendadak! Kenali Prosedur Ablasi Jantung

by Maria Atun

HarianBisnis.id-Tim medis mengawasi pasien di ruang pemulihan sebelum dipindahkan ke ruang perawatan.

Dokter rutin memantau kondisi pasien untuk memastikan pemulihan berlangsung optimal.

Pasien disarankan tirah baring penuh dan biasanya baru boleh pulang keesokan harinya.

Dokter meresepkan obat pencegah perdarahan dan membatasi aktivitas fisik pasien.

Selama seminggu, pasien sebaiknya menghindari olahraga berat usai prosedur ablasi.

Mengemudi dan mengangkat benda berat juga dilarang beberapa hari setelah tindakan.

Pasien dianjurkan tidak melakukan pekerjaan rumah berat seperti berkebun sementara waktu.

Memar ringan di area kateter tergolong efek samping normal dan tak perlu dikhawatirkan.

Namun, perdarahan, jantung berdebar, atau sesak napas memerlukan perhatian medis segera.

Secara umum, ablasi jantung tergolong aman karena bersifat minimal invasif.

Meski jarang, ablasi bisa menyebabkan komplikasi seperti infeksi atau pembuluh darah rusak.

Dalam beberapa kasus, kerusakan katup atau aritmia baru dapat muncul setelah prosedur.

Kadang, irama jantung terlalu lambat dan membutuhkan alat pacu permanen.

Risiko lain termasuk stroke, serangan jantung, atau gangguan ginjal akibat zat kontras.

Namun, tingkat keberhasilan ablasi tergolong tinggi dan pemulihannya cukup cepat.

Selain ablasi, dokter bisa menyarankan penggunaan pacemaker modern untuk atasi aritmia.

Pasien disarankan berkonsultasi dengan spesialis aritmia untuk menentukan terapi terbaik.

Pendekatan multidisiplin membantu memastikan perawatan aritmia berjalan maksimal.

Pondok Indah Heart Center memiliki tim jantung berpengalaman di berbagai subspesialis.

Tim mencakup ahli aritmia, intervensi, pencitraan, dan kardiologi anak.

Pusat ini memberikan layanan menyeluruh untuk menjaga kesehatan jantung pasien.

Pada 2025, RS Pondok Indah meraih penghargaan Best Specialized Hospital Asia Pacific kategori kardiologi.

Penghargaan ini membuktikan layanan jantung Indonesia mampu bersaing secara global.

Pasien kini bisa mendapatkan perawatan jantung berkualitas tinggi tanpa perlu ke luar negeri.

 

 

 

 

 

You may also like

Leave a Comment