HarianBisnis.id- Ramadan sebentar lagi tiba. Bulan suci yang seharusnya penuh ketenangan ini, bagi sebagian orang, justru kerap diwarnai tantangan: macet di perjalanan pulang, tekanan pekerjaan yang tak surut, hingga distraksi media sosial yang memicu emosi. Menyadari realitas tersebut, AQUA meluncurkan kampanye #TemanAdemRamadan, sebuah gerakan untuk menjaga keseimbangan antara hidrasi fisik dan ketenangan batin.
Inisiatif ini diumumkan dalam acara “Ngadem Sore Bareng AQUA” di Jakarta, Kamis (13/2/2026). Hadir dalam kesempatan itu, Marketing Director AQUA Adisti Nirmala, penceramah Ustadz Muhammad Assad, serta publik figur Vebby Palwinta. Mereka sepakat bahwa tantangan Ramadan di era modern tidak lagi sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga mengelola emosi di tengah hiruk-pikuk kehidupan.
“Kami memahami bahwa ibadah Ramadan dijalani di tengah tantangan fisik dan emosional yang nyata. #TemanAdemRamadan hadir untuk membantu masyarakat menjaga tubuh tetap segar melalui hidrasi berkualitas, sekaligus merawat ketenangan hati,” ujar Adisti Nirmala.
Puasa Bukan Sekadar Lapar dan Dahaga
Ustadz Muhammad Assad menegaskan bahwa esensi puasa kerap tereduksi oleh rutinitas. Menurutnya, indikator keberhasilan puasa tidak hanya terletak pada seberapa lama menahan makan, tetapi pada seberapa mampu seseorang mengendalikan diri.
“Ramadan melatih jiwa agar tetap tenang dan sabar. Ketika seseorang mampu menahan lisan, menahan amarah di tengah kemacetan, atau memilih diam saat terpancing emosi di media sosial, di situlah ia memaknai puasa dengan sebenar-benarnya. Adem bukan sekadar rasa, tapi cerminan kematangan iman,” jelasnya.
Ia menambahkan, tindakan-tindakan kecil seperti memberi jalan di kemacetan atau tidak berkata kasar saat emosi memuncak adalah bentuk ibadah yang kerap dilupakan, padahal nilainya besar di mata Tuhan.
Belajar Mengenal Sinyal Tubuh dari Vebby Palwinta
Sementara itu, publik figur Vebby Palwinta membagikan pengalaman pribadinya menjalani Ramadan di tengah kesibukan dunia hiburan. Ia mengaku ritme hidupnya berubah total. Bangun lebih pagi untuk sahur, padatnya jadwal syuting, hingga menjelang sore energi mulai terkuras.
“Saya belajar mengenali sinyal tubuh. Kalau mulai pusing atau gampang tersinggung, biasanya itu tanda kurang cairan dan kurang jeda. Saya biasakan minum cukup saat sahur dan berbuka, lalu ambil waktu sejenak untuk pause sebelum merespons sesuatu. Hal kecil itu ternyata bikin adem, ibadah dan interaksi jadi lebih terjaga,” ungkap Vebby.
Kemasan Ekspresif hingga Ruang Jeda
Sebagai wujud nyata #TemanAdemRamadan, AQUA menghadirkan tiga inisiatif utama. Pertama, kemasan edisi khusus Ramadan yang menampilkan 45 kutipan ekspresif. Kutipan-kutipan seperti “Biarin, yang penting puasaku lancar” atau “Adem aja, rezeki nggak ke mana” diharapkan menjadi pengingat sederhana untuk tetap tenang dalam keseharian.
Kedua, AQUA membuka “Teras Adem”, sebuah ruang fisik yang disediakan bagi masyarakat untuk beristirahat sejenak (recharge) di tengah kesibukan berbelanja atau bepergian selama Ramadan. Ketiga, AQUA juga akan menghadirkan konten reflektif seperti “Kajian Adem” yang menyasar generasi muda.
Dengan kandungan mineral alaminya, AQUA memang dikenal memiliki kesegaran alami. Berdasarkan uji produk, sembilan dari sepuluh orang setuju bahwa AQUA terasa sejuk meski tanpa didinginkan. Namun, kampanye ini ingin melangkah lebih jauh: dari sekadar menyegarkan tenggorokan, menjadi teman yang menenteramkan hati.
“Kami berharap #TemanAdemRamadan menjadi gerakan yang mengajak masyarakat menjalani Ramadan dengan lebih tenang dan penuh makna. Dengan tubuh terhidrasi baik dan hati yang lebih adem, insya Allah Ramadan dapat dijalani dengan lebih sehat, lebih sabar, dan lebih bermakna,” tutup Adisti.
