HarianBisnis.id- PT Astra International Tbk melalui program SATU Indonesia Awards menggelar roadshow perdana untuk edisi ke-17 di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (12/6/2026). Acara yang mengusung tema “Terhubung dalam Aksi” ini dihadiri lebih dari 500 peserta dari kalangan pelajar, mahasiswa, komunitas, dan pegiat sosial, dengan menghadirkan Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital RI, Raline Shah, sebagai narasumber kunci.
Pemilihan Banyuwangi sebagai lokasi pertama roadshow didasarkan pada potensi besar generasi muda di Jawa Timur. Berdasarkan Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025, generasi Z dan milenial di provinsi ini mencapai sekitar 46 persen dari total populasi atau hampir 19,5 juta jiwa. Angka tersebut menjadi modal penting dalam melahirkan inovasi dan gerakan sosial di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, kewirausahaan, dan teknologi.
Bupati Banyuwangi, Hj. Ipuk Fiestiandani, menyampaikan apresiasinya kepada Astra yang memilih daerahnya sebagai lokasi roadshow. “Di tengah berbagai perubahan yang terjadi saat ini, satu hal yang tidak berubah adalah pentingnya manusia yang memiliki kepedulian, kreativitas, dan keberanian untuk menghadirkan solusi bagi lingkungannya. Kemajuan suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh besarnya sumber daya alam, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusianya,” ujarnya dalam sambutan.
Kolaborasi dan Inspirasi dari Para Penggerak Perubahan
Sesi bincang inspiratif menjadi daya tarik utama roadshow. Selain Raline Shah, hadir pula Head of Corporate Communications Astra Windy Riswantyo serta Achmad Irfandi, Penerima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2021 sekaligus Penggerak Desa Sejahtera Astra Lali Gadget asal Sidoarjo. Ketiganya membahas peran generasi muda dalam menghadirkan solusi atas berbagai tantangan masyarakat serta pentingnya kolaborasi untuk memperluas dampak sosial.
Achmad Irfandi menceritakan perjalanannya menginisiasi “Kampung Lali Gadget” yang berawal dari keresahan terhadap tingginya penggunaan gawai pada anak-anak. Kegiatan literasi sederhana seperti mewarnai, membaca, dan mendongeng yang dilakukannya kini telah berkembang menjadi gerakan sosial yang berdampak luas bagi masyarakat.
Semangat perubahan juga tercermin dari sejumlah penerima apresiasi SATU Indonesia Awards asal Banyuwangi, seperti Oka Bayu Pratama (Bidang Teknologi, 2025), Vicky Hendri Kurniawan (Bidang Teknologi, 2020), Tunggul Harwanto (Bidang Pendidikan, 2020), dan Muhammad Farid (Bidang Pendidikan, 2010). Kehadiran mereka menunjukkan bahwa solusi atas berbagai tantangan masyarakat dapat lahir dari daerah dan berkembang melalui kolaborasi berkelanjutan.
Perluas Dampak Melalui Kolaborasi dengan Desa Sejahtera Astra
Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto, menjelaskan bahwa melalui tema “Terhubung dalam Aksi”, Astra ingin menegaskan setiap inisiatif baik dari generasi muda akan memiliki dampak lebih luas ketika terhubung dengan masyarakat, pemerintah daerah, dan ekosistem pendukung yang berkelanjutan. “Kami berharap semakin banyak inisiatif anak muda yang dapat berkembang, berintegrasi, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Tahun ini, Astra berupaya memperluas dampak kontribusi generasi muda melalui kolaborasi dengan Desa Sejahtera Astra. Para penerima apresiasi SATU Indonesia Awards didorong untuk berperan sebagai penggerak maupun fasilitator dalam pengembangan desa binaan, sehingga inisiatif yang lahir dapat memberikan dampak sosial yang lebih luas dan berkelanjutan.
Hingga saat ini, SATU Indonesia Awards telah melahirkan 792 generasi muda inspiratif, sementara Desa Sejahtera Astra telah membina 1.533 desa di 35 provinsi. Jumlah pendaftar SATU Indonesia Awards terus bertumbuh, mencapai 17.708 peserta pada tahun 2025.
Periode pendaftaran 17th SATU Indonesia Awards 2026 dibuka sejak 1 April hingga 1 Agustus 2026. Para penerima apresiasi tingkat nasional berhak mendapatkan dana pembinaan Rp65 juta serta kesempatan mengikuti program pembinaan dan pengembangan bersama Astra. Setelah Banyuwangi, roadshow akan dilanjutkan ke Makassar dan Lombok.
