Beranda » Perkuat Skin Barrier dengan Pendekatan Ilmiah, Wardah Luncurkan Produk Terbaru untuk Kulit Sensitif

Perkuat Skin Barrier dengan Pendekatan Ilmiah, Wardah Luncurkan Produk Terbaru untuk Kulit Sensitif

by Feisal

HarianBisnis.id- Wardah, brand kecantikan Indonesia No.1 di Asia Tenggara versi Milieu Insight sekaligus peraih Brand of The Year 2025 pada ajang MMA Smarties Awards 2025, kembali menunjukkan komitmennya dalam inovasi berbasis ilmiah. Perusahaan meluncurkan produk terbaru, Wardah Derma Sensitive Skin Rescue Moisturizer, sebuah pelembab yang dirancang khusus dengan pendekatan evidence-based science untuk menjawab tantangan kulit sensitif di tengah gaya hidup modern.

Peluncuran produk ini digelar dalam acara bertajuk “Sensitive Skin Solutions: Evidence-Based Approaches for Skin Resilience” yang merupakan bagian dari rangkaian Beauty Science Tech (BST) 2026 di Pondok Indah Mall 3, Jakarta, Senin (3/2/2026). Acara tersebut menghadirkan diskusi ilmiah seputar perawatan kulit sensitif dengan melibatkan para ahli dermatologi dan praktisi industri kecantikan.

Dalam beberapa tahun terakhir, kulit sensitif menjadi salah satu skin concern dengan pertumbuhan paling pesat, baik secara global maupun di Indonesia. Paparan polusi, iklim tropis dengan panas dan kelembaban tinggi, stres, serta kebiasaan penggunaan produk skincare aktif secara berlapis tanpa disadari dapat menurunkan toleransi kulit. Ketika toleransi menurun, kulit menjadi lebih mudah bereaksi terhadap stimulus ringan sekalipun.

Fenomena ini kerap menjebak konsumen dalam apa yang disebut sensitive skin cycle, yaitu siklus di mana kulit terasa sensitif, ditenangkan sementara, namun kembali reaktif karena akar permasalahan pada skin barrier belum sepenuhnya teratasi.

Berangkat dari pemahaman tersebut, Wardah mengembangkan Derma Sensitive Skin Rescue Moisturizer dengan filosofi barrier-first care. Produk ini tidak hanya diformulasikan untuk menenangkan gejala, tetapi juga menargetkan akar permasalahan kulit sensitif melalui penguatan skin barrier dan peningkatan toleransi kulit (skin tolerance).

“Di Wardah, kami melihat kulit sensitif bukan sebagai kondisi yang harus terus ditenangkan sementara, tetapi kondisi yang membutuhkan pendekatan jangka panjang. Karena itu, Derma Sensitive Skin Rescue Moisturizer kami hadirkan sebagai perawatan harian yang membantu membangun toleransi kulit, agar kulit tetap nyaman dan tidak mudah kembali reaktif,” ujar Arum Pratiwi, Senior Head Brand Wardah Skincare Advance, dalam keterangan resminya.

Dari sisi medis, Dr. Arini Widodo, SM, SpDVE, Dermatologist, menjelaskan bahwa kulit sensitif memiliki tingkat toleransi yang lebih rendah terhadap berbagai stimulus. Gangguan pada skin barrier dapat meningkatkan transepidermal water loss (TEWL) dan memicu respons neuro-inflamasi, sehingga kulit menjadi lebih reaktif.

“Kulit sensitif membutuhkan perawatan yang membangun toleransi, bukan eksperimen berulang. Rutinitas yang gentle dan konsisten menjadi kunci untuk memutus siklus iritasi,” jelasnya.

Wardah Derma Sensitive Skin Rescue Moisturizer diformulasikan dengan kombinasi bahan aktif Neutrazen™, Madecassoside, dan Biomimetic Ceramide. Neutrazen™ membantu menenangkan respons iritasi dan mendukung imunitas kulit. Madecassoside berperan meredakan kemerahan sekaligus memperkuat skin barrier, sementara Biomimetic Ceramide bekerja meniru lipid alami kulit untuk menjaga kelembapan dan ketahanan barrier.

Formulasi ini telah teruji secara klinis dalam membantu meningkatkan kenyamanan dan ketahanan kulit sensitif, dengan tekstur ringan yang sesuai untuk iklim tropis dan penggunaan harian.

Berdasarkan hasil uji klinis, produk ini dinilai efektif sejak penggunaan awal. Terjadi perbaikan tekstur kulit dan penurunan kekasaran hingga 12,13 persen setelah aplikasi pertama, peningkatan hidrasi sebesar 21,11 persen, serta berkurangnya kemerahan (erythema) hingga 93,55 persen setelah dua minggu penggunaan. Penggunaan berkelanjutan juga menunjukkan pengurangan ukuran jerawat hingga 89,71 persen, pengurangan lesi jerawat inflamasi sebesar 25,81 persen dan non-inflamasi 25,54 persen setelah dua minggu.

Hasil uji tersebut sejalan dengan consumer test pada 36 wanita dengan kulit sensitif selama dua minggu pemakaian. Sebanyak 90 persen panelis merasakan kulit lebih terhidrasi, 94 persen menyatakan berkurangnya kemerahan dan rasa gatal serta kulit terasa lebih halus, sementara 90 persen menyepakati penurunan sensasi perih atau menyengat sejak penggunaan awal.

Konsistensi antara hasil uji dan pengalaman pengguna ini memperkuat komitmen Wardah dalam menghadirkan edukasi berbasis sains, bahwa kulit sensitif bukanlah tanda kulit yang lemah, melainkan kulit yang membutuhkan perawatan yang tepat dan dapat dipercaya.

Wardah Derma Sensitive Skin Rescue Moisturizer mulai tersedia pada 21 Januari 2026 dan dapat diperoleh melalui Exclusive Launching di Shopee. Langkah ini memberikan akses lebih luas bagi konsumen terhadap solusi perawatan kulit sensitif berbasis dermatologis.

Melalui peluncuran ini, Wardah menegaskan komitmennya dalam mengedukasi konsumen bahwa kulit sensitif merupakan kondisi yang membutuhkan perhatian dan perawatan tepat. Dengan pendekatan evidence-based science dan fokus pada peningkatan toleransi kulit, Wardah menghadirkan solusi yang aman, efektif, dan relevan untuk mendukung kesehatan kulit sensitif dalam jangka panjang.

You may also like

Leave a Comment