Beranda » Potensi Pasar Rp14 Triliun, Polytron dan Chef Beng Dorong Perempuan Mandiri Lewat Baking Estetik

Potensi Pasar Rp14 Triliun, Polytron dan Chef Beng Dorong Perempuan Mandiri Lewat Baking Estetik

by Amelia

HarianBisnis.id- Bisnis roti dan kue rumahan di Indonesia tumbuh pesat hingga 10 persen setiap tahun dengan nilai pasar mencapai Rp14 triliun. Namun, di balik peluang besar itu, para perempuan yang ingin memulai usaha dari dapur kerap dihantui satu rasa: tidak percaya diri. Bukan karena kurang resep, melainkan karena hasil baking yang sering tidak konsisten—adonan bantat, matang tidak merata, atau gagal estetika.

Menangkap keresahan itu, POLYTRON bersama Finalis MasterChef Indonesia Season 2, Chef Beng Budiarso, meluncurkan program pemberdayaan “Bake It Happen” di Jakarta pada Selasa (5/5). Program ini dirancang untuk mendobrak keraguan perempuan melalui workshop interaktif pembuatan Dessert Box Batik Cake, sekaligus mengedukasi bagaimana kombinasi kreativitas dan teknologi oven listrik yang tepat dapat menghasilkan kreasi estetik yang konsisten dan bernilai ekonomi tinggi.

57 Persen UMKM Perintis Ingin Mandiri Finansial

Data riset POLYTRON bersama Populix berjudul “UMKM Naik Level” menunjukkan bahwa 80 persen UMKM adalah kaum perintis, dan 57 persen di antaranya termotivasi oleh keinginan kuat untuk mandiri secara finansial. Sementara itu, Kementerian Koperasi dan UKM mencatat bahwa sekitar 64,5 persen UMKM di Indonesia saat ini digerakkan oleh perempuan.

Chef Beng Budiarso, yang turun langsung sebagai fasilitator workshop, mengungkapkan bahwa tantangan teknis sering menjadi penghalang utama.

“Tantangan terbesar bagi home baker pemula biasanya bukan sekadar resep, melainkan rasa percaya diri untuk mencapai konsistensi. Membangun identitas produk itu penting, tetapi menjaga kualitas produk setiap kali baking adalah kuncinya. Alat yang kurang mumpuni sering membuat hasil baking tidak konsisten, membuang bahan baku, dan merugikan secara modal,” ujar Chef Beng dalam keterangan yang diterima wartawan, Selasa (20/5).

Teknologi Oven untuk Hasil Profesional

POLYTRON menghadirkan lini oven listrik dengan sejumlah fitur unggulan untuk menjawab keluhan teknis tersebut. Two Heater Control memungkinkan pengaturan suhu pemanas atas dan bawah secara terpisah, dipadukan dengan Convection Heating yang menyebarkan panas merata. Hasilnya, kue matang sempurna dengan warna cantik setiap saat.

Untuk produksi skala rumahan, Stay On Mode memungkinkan pemanggangan durasi panjang tanpa memutar ulang timer berkali-kali. Adapun Fermentation Mode membantu proses proofing adonan ragi tanpa tergantung suhu ruangan. Yang tak kalah penting, oven ini dirancang dengan konsumsi daya rendah untuk menjaga margin keuntungan bisnis pemula.

Felita Septian Giovani, Product Specialist Home Appliances POLYTRON, menegaskan komitmen perusahaan.

“Melalui Bake It Happen, kami berharap dapat mendampingi langkah awal perempuan Indonesia dalam mengeksplorasi potensi diri. Berbekal kreativitas dan dukungan teknologi oven listrik POLYTRON yang andal, setiap perempuan mampu mengubah hobi di rumah menjadi peluang usaha yang memberdayakan dan menguntungkan,” ujarnya.

Dengan inisiatif ini, POLYTRON tidak sekadar menjual peralatan elektronik, tetapi ikut membangun ekosistem wirausaha perempuan dari dapur masing-masing—sejalan dengan semangat emansipasi dan kemandirian ekonomi.

You may also like

Leave a Comment