Beranda » Budi Gunadi Tinjau Langsung Pabrik ASKI: “Ini Bukti Kita Bisa”

Budi Gunadi Tinjau Langsung Pabrik ASKI: “Ini Bukti Kita Bisa”

by Luds

HarianBisnis.id- Kemandirian industri alat kesehatan nasional mendapat suntikan nyata. PT Astra Komponen Indonesia (ASKI), anak usaha PT Astra Otoparts Tbk, meluncurkan enam produk alat kesehatan berbasis teknologi digital di pabriknya, Bogor, Selasa (1/4).

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin hadir langsung meresmikan. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan tiga alasan fundamental mengapa pemerintah mendorong kemandirian alkes.

“Pertama, menyediakan alat kesehatan berkualitas dengan harga terjangkau. Kedua, memastikan ketahanan sistem kesehatan nasional. Ketiga, menciptakan lapangan kerja dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi,” ujar Budi di lokasi peluncuran.

Apa saja produk yang diluncurkan? ASKI menghadirkan ultrasonography 4D, syringe pump, infusion pump, electrocardiograph 12 channel, serta alat ukur tensimeter sekaligus gula darah, kolesterol, dan asam urat (GCU 4in1 dan GCU 3in1). Keistimewaannya: semua terintegrasi dengan aplikasi digital dan predictive analytics berbasis kecerdasan buatan.

Direktur Astra sekaligus Presiden Direktur Astra Otoparts, Hamdhani Dzulkarnaen Salim, menegaskan bahwa seluruh proses pengembangan—dari desain mekanik, elektronik, perangkat lunak, hingga pembuatan tooling—dilakukan mandiri di dalam negeri.

“Kami berkomitmen menghadirkan produk berkualitas dan berdaya saing. Semakin kuat industri alkes dalam negeri, semakin besar kemampuan kita memberikan layanan kesehatan yang merata dan berkelanjutan,” ujarnya.

Data Kementerian Kesehatan menunjukkan peningkatan pemanfaatan alkes dalam negeri di fasilitas pelayanan kesehatan dari sekitar 12 persen pada 2019 menjadi 48 persen pada 2024. Namun, produk impor masih mendominasi: lebih dari 59.000 produk luar negeri beredar dibanding hanya sekitar 19.000 produk lokal.

ASKI memulai diversifikasi ke alat kesehatan sejak 2020. Hingga kini, lebih dari 30 jenis alkes telah diproduksi dengan tingkat komponen dalam negeri 40–59 persen. Kolaborasi dengan PT Darya-Varia Laboratoria turut memperkuat pengembangan GCU 4in1—alat multifungsi pertama di Indonesia yang menyatukan empat pemeriksaan dalam satu genggaman.

Menteri Kesehatan juga menyempatkan diri meninjau fasilitas produksi, R&D, dan laboratorium ASKI. “Ini bukti nyata bahwa Indonesia bisa,” pungkas Budi. (*)

You may also like

Leave a Comment