HarianBisnis.id-Gelaran Chatime Tea-rista Competition 2026 telah mencapai puncaknya. Setelah melalui proses seleksi yang melibatkan lebih dari 300 tea-rista dari 433 gerai Chatime di seluruh Indonesia, tiga tim terakhir akhirnya bertemu di panggung grand final yang berlangsung di Living World Alam Sutera, Tangerang Selatan, Jumat (17/7/2026).
Kompetisi tahunan yang diselenggarakan oleh F&B ID, perusahaan di balik merek brewed tea asal Taiwan ini, mengusung tema “Rayakan Karya, Cerita, dan Cita Rasa Teh”. Berbeda dengan ajang sebelumnya, kompetisi keenam sejak pertama kali digelar pada 2019 ini tidak hanya menguji keterampilan meracik minuman, tetapi juga kemampuan peserta dalam menyampaikan cerita di balik setiap gelas teh.
“Meracik minuman adalah sebuah keterampilan, tetapi menghadirkan pengalaman adalah sebuah seni. Tahun ini, kami ingin melihat bagaimana tea-rista menerjemahkan serta mengkombinasikan teknik meracik, kreativitas, dan cerita menjadi sebuah karya yang dapat dinikmati pelanggan,” ujar Daniel Yahya, Operations General Manager F&B ID.
Ruby Secret Garden Raih Juara
Setelah melalui proses penjurian yang ketat, tim 2 yang beranggotakan Tri Mulyati dari Chatime Living Plaza Bintaro dan Hendita Trimurti Larassati S. dari Chatime SPBU Nginden Surabaya berhasil keluar sebagai pemenang. Kreasi mereka yang bertajuk “Ruby Secret Garden” dinilai mampu memenuhi semua indikator penilaian yang disyaratkan oleh dewan juri.
Posisi Runner-up I diraih oleh tim 3 yang beranggotakan Ratna Sri Rahayu dari Chatime Bogor Trade Mall dan Salsabilla Natasya Achmad dari Chatime Bencoolen Bengkulu. Sementara Runner-up II diraih oleh tim 1 yang beranggotakan Julya Permatasari dari Chatime Grand Outlet Karawang dan Febriani S dari Chatime Living Plaza Pettarani Makassar.
Tiga Babak Seleksi Ketat
Perjalanan menuju grand final tidaklah mudah. Kompetisi diawali dengan proses seleksi yang melibatkan ratusan tea-rista dari gerai Chatime di seluruh Indonesia. Setelah melalui tahapan penyisihan di masing-masing area, para peserta terbaik melanjutkan kompetisi ke babak semifinal sebelum akhirnya terpilih tiga tim terbaik yang bertarung di babak grand final.
Dalam babak final, setiap tim ditantang menciptakan signature tea beverage yang tidak hanya unggul dari sisi cita rasa dan tampilan, tetapi juga mampu menerjemahkan tema kompetisi melalui sebuah cerita yang memperkuat karakter minuman. Storytelling, kerja sama tim, serta teknik presentasi di hadapan dewan juri menjadi elemen penting dalam penilaian.
Dewan Juri Kompeten
Penilaian dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari para ahli di bidangnya. Mereka adalah Devin Widya Krisnadi selaku CEO F&B ID, Daniel Yahya selaku Operations General Manager F&B ID, Sarah Merci selaku Marketing General Manager F&B ID, Riyan Setiadi selaku Product Specialist Chatime, serta Neysa Valeria selaku Tea Specialist dan Co-founder Havilla Tea.
Kehadiran Neysa Valeria sebagai juri tamu menghadirkan perspektif dari seorang praktisi teh yang memiliki pengalaman mendalam dalam dunia teh, sehingga melengkapi penilaian dari sisi operasional, inovasi produk, dan pengalaman pelanggan.
Silken Series dan Garden Tea Party
Grand Final Chatime Tea-rista Competition 2026 mengusung konsep Garden Tea Party. Suasana yang elegan dan hangat tersebut merepresentasikan pengalaman menikmati teh yang lebih refined, sekaligus menjadi panggung bagi para finalis untuk menghadirkan kreasi terbaik mereka.
Konsep ini juga sejalan dengan hadirnya Silken Series, inovasi terbaru F&B ID melalui Chatime yang menawarkan pengalaman menikmati teh dengan karakter yang lebih light, smooth, dan aromatic. Inovasi ini menjadi bagian dari visi F&B ID sebagai Curator & Creator of Global Flavours.
Apresiasi untuk Tea-rista Indonesia
Chatime Tea-rista Competition menjadi wadah bagi F&B ID untuk mengapresiasi keterampilan dan dedikasi para tea-rista dalam menghadirkan pengalaman menikmati teh yang berkesan bagi pelanggan. Ajang ini juga menjadi ruang bagi mereka untuk belajar, bereksplorasi, dan saling menginspirasi dalam meningkatkan standar kualitas racikan teh.
“Setiap tahun kami melihat lahirnya ide, teknik, dan cara baru dalam meracik teh dari para tea-rista. Kompetisi ini menjadi ruang bagi mereka untuk belajar, bereksplorasi dan saling menginspirasi dalam meningkatkan standar kualitas racikan teh, yang pada akhirnya akan dirasakan langsung oleh pelanggan di setiap gerai Chatime di seluruh Indonesia. Itulah semangat yang ingin terus kami jaga melalui Chatime Tea-rista Competition,” tutup Daniel.
