HarianBisnis.id-Empat ratus lima hari. Hanya itu waktu yang dibutuhkan Audi untuk mengubah sketsa pertama menjadi prototipe supercar bernama Nuvolari yang siap melaju kencang. Sebuah rekor kecepatan pengembangan yang nyaris tak pernah terjadi di industri otomotif kelas atas.–-5
Tim proyek otonom lintas disiplin dibentuk sejak awal, menggabungkan desainer, insinyur, spesialis aerodinamika, dan tim powertrain. Jalur komunikasi dipangkas, keputusan diambil cepat. Hasilnya, sebuah mahakarya lahir dalam tempo yang mencengangkan.-1-32
Perjalanan pengembangan Nuvolari melintasi berbagai fasilitas Audi di Eropa. Konsep awal digarap di Ingolstadt, uji cuaca ekstrem di Lapland, konstruksi ringan di Neckarsulm, aerodinamika di terowongan angin, hingga tuning suspensi di Spanyol selatan.-5-32
Puncaknya, pengujian kecepatan tinggi digelar di Nardò Technical Center, Italia. Di sanalah performa sesungguhnya Nuvolari mulai terungkap: tenaga sistem 1.001 PS dan kecepatan maksimum lebih dari 350 km/jam.–-31
Angka-angka itu menjadikan Nuvolari mobil produksi tercepat dan terkuat sepanjang sejarah Audi. Akselerasi 0-100 km/jam ditempuh hanya 2,6 detik, dan 0-200 km/jam dalam 6,8 detik.-50-31 Produksinya dibatasi hanya 499 unit di seluruh dunia.–
Namun Nuvolari lebih dari sekadar angka performa. Audi menempatkannya sebagai “technological North Star”—kiblat arah pengembangan teknologi, desain, dan engineering mereka ke depan. Sebuah pernyataan filosofi merek yang nyata.–-5
Sentuhan dunia balap pun menguatkan karakter mobil ini. Dua pembalap Audi Revolut F1 Team, Gabriel Bortoleto dan Nico Hülkenberg, terlibat langsung dalam tahap pengujian. Bortoleto menguji di Nardò, Hülkenberg di lintasan Neustadt an der Donau.–-32
Hülkenberg menyebut akselerasi dan tenaga di atas 1.000 PS sebagai “a real statement.”– Sementara Bortoleto memuji keseimbangan netral dan presisi yang memberi kepercayaan diri saat membawa mobil menikung.-50 Perspektif dari dunia motorsport menjadi sentuhan akhir yang sempurna.
Nuvolari menjalani world premiere di Antibes, Prancis, pada 4 Juni 2026, sebelum debut di jalanan sekitar Formula 1 Grand Prix Monaco.-1 Lokasi itu menjadi panggung yang relevan, mempertemukan teknologi jalan raya Audi dengan atmosfer motorsport paling kompetitif di dunia.-5
Dari Monaco, Nuvolari terbang ke Amerika Utara untuk tampil di Monterey Car Week 2026.-11 Mobil itu dipamerkan di venue paling prestisius, termasuk “The Quail” dan Concept Lawn di Pebble Beach Concours d’Elegance.– Bahkan melaju untuk pertama kalinya di jalan raya Amerika sekitar Carmel-by-the-Sea.-11
Pengakuan internasional pun datang. Nuvolari dinobatkan sebagai “Design of the Year” oleh CAR Genius Awards di Inggris. Juri memuji keberaniannya menghadirkan kesan restraint dan clarity di segmen supercar, dengan tampilan baru namun tetap khas Audi.-1-49
“Proyek Nuvolari menunjukkan seberapa cepat kami di Audi dapat mewujudkan sebuah ide. Inilah ‘Vorsprung durch Technik’,” ujar CEO Audi AG, Gernot Döllner.–-5 Supercar ini menjadi bukti nyata fase baru Audi: lebih cepat berinovasi, tetap berakar pada engineering.
Presales di Eropa akan dibuka pada kuartal keempat 2026, dengan pengiriman unit pertama dijadwalkan pada kuartal pertama 2027.– Bagi Audi Indonesia, semangat Nuvolari tercermin pula pada model-model terbaru seperti The New Audi Q5 SUV dan Q5 Sportback yang hadir di Tanah Air.
Dari sketsa hingga aspal, dari Monaco hingga Monterey, Nuvolari adalah pernyataan arah. Sebuah supercar yang lahir dari kecepatan, ketepatan, dan keberanian untuk mendefinisikan ulang makna kemajuan. Inilah Audi di era baru.
