HarianBisnis.id-Kemacetan berkilometer kembali terjadi di Tol Dalam Kota Jakarta pekan ini. Penyebabnya masih sama: tabrakan beruntun yang melibatkan puluhan kendaraan. Auto2000 pun angkat bicara.
Pabrikan penyedia layanan perawatan mobil itu menilai kecelakaan beruntun kerap dipicu oleh kelalaian pengemudi. “Pengguna tidak patuh aturan lalu lintas,” ujar Marketing Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara, Sabtu (5/9/2026).
Salah satu pemicu utama adalah perilaku lane hogger. Pengemudi bersikeras melaju pelan di lajur cepat meskipun lajur tengah kosong. Akibatnya kendaraan dari belakang terpaksa menyalip dari kanan atau kiri.
Malas menjaga jarak aman juga menjadi kebiasaan mematikan. Pada kecepatan tinggi, waktu reaksi sangat terbatas. Pengereman mendadak hampir mustahil dilakukan meskipun fitur keselamatan canggih telah terpasang.
Ngebut di bahu jalan tol pun tak kalah berbahaya. Pengemudi darurat yang berhenti di bahu justru ditabrak dari belakang. Atau mobil lain menghindar dan menabrak kendaraan di lajur utama.
Distraksi ponsel dan kantuk menjadi pembunuh senyap. Dalam sepersekian detik, mobil bisa pindah lajur atau kehilangan kecepatan. Pengemudi di belakang tak sempat bereaksi hingga kecelakaan terjadi.
Pindah lajur sembarangan tanpa sein dan tidak mengecek spion juga memicu malapetaka. Aturan lalu lintas seperti rambu batas kecepatan dan marka garis lurus sering diabaikan. Lampu rem yang rusak menambah risiko.
Auto2000 memberikan tips jaga jarak aman dengan teknik tiga detik. Waktu itu cukup untuk merespons situasi darurat. Jarak harus ditambah seiring peningkatan kecepatan kendaraan.
Fokus dan waspada dengan luaskan pandangan ke sekitar mobil. Simpan ponsel dan persiapkan kebutuhan mengemudi. Cek spion secara berkala untuk memantau kondisi lalu lintas di belakang.
Servis berkala di bengkel resmi menjadi langkah preventif terakhir. “Pastikan mobil dalam kondisi prima supaya dapat mencegah kecelakaan,” pungkas Tara. Layanan Auto2000 Home Service pun siap membantu.
