Beranda » Viya Arsawireja: Industri Otomotif Bukan Hanya Mesin, Ada Banyak Peluang Karier

Viya Arsawireja: Industri Otomotif Bukan Hanya Mesin, Ada Banyak Peluang Karier

by Iwan Agnas

HarianBisnis.id-Ribuan pengunjung memadati Hall 2C ICE BSD City pada Kamis siang, namun di sudut booth Mazda, suasana terasa berbeda. Ratusan pelajar duduk melingkar dengan konsentrasi penuh, mata berbinar menyimak setiap penjelasan tim teknis tentang filosofi desain KODO dan teknologi mutakhir.

Lebih dari seratus siswa dari lima institusi pendidikan utama mengikuti program Mazda Student Journey Experience yang digelar di GIIAS 2026 selama tiga hari berturut-turut. Mereka berasal dari SMP Global Mandiri, SMK Fadillah, Universitas Trisakti, SMA Labschool Kebayoran, dan SMA Cirendeu.

Program edukasi ini berlangsung pada 5 hingga 7 Agustus 2026 di tengah hiruk-pikuk pameran otomotif tahunan. Peserta tidak sekadar melihat mobil unik di booth, tetapi diajak menyelami proses panjang dan inovatif di balik lahirnya sebuah kendaraan bermerek Mazda secara langsung.

Mereka mengeksplorasi jajaran kendaraan terbaru di booth pameran, mengamati instalasi seni karya Adrie Basuki, serta berdiskusi hangat dengan tim Mazda. Topik yang dibahas meliputi teknologi mesin canggih, tren mobilitas masa depan, hingga strategi pemasaran dan peluang karier industri otomotif terkini.

Kepala Pemasaran PT Eurokars Motor Indonesia, Viya Arsawireja, menjelaskan bahwa industri otomotif melibatkan berbagai profesi dan keahlian spesifik di balik layar. Mulai dari desainer, insinyur, pengembang perangkat lunak, hingga spesialis komunikasi turut berkolaborasi menciptakan satu produk unggulan yang utuh dan sempurna.

Menurut Viya, banyak orang awam sering hanya melihat hasil akhir berupa kendaraan mewah yang dipajang di pameran. Padahal ternyata, ekosistem di baliknya sangat luas dan membuka peluang karier besar bagi generasi muda Indonesia yang ingin berkarya di bidang otomotif ini.

Antusiasme peserta terlihat dari deretan berbagai pertanyaan kritis yang diajukan kepada para ahli Mazda di booth lantai pameran. Mereka tidak hanya menanyakan spesifikasi teknis mesin canggih, tetapi juga filosofi Jinba-Ittai yang menjadi jiwa setiap produk Mazda di dunia otomotif global.

Bagi Mazda, keberhasilan program edukasi ini tidak diukur dari jumlah pengunjung booth pameran semata. Keberhasilan sejati adalah ketika rasa ingin tahu generasi muda terus tumbuh dan mereka mulai melihat industri otomotif sebagai ruang kreatif dan inovasi tanpa batas yang menjanjikan.

Viya Arsawireja berharap pengalaman ini menjadi langkah awal yang besar dan menginspirasi pelajar muda untuk terus belajar serta berkarya. Suatu hari nanti, mereka mungkin akan menjadi bagian dari kemajuan industri otomotif nasional yang membanggakan dan memiliki daya saing unggul global.

Kini, pameran otomotif bukan sekadar tempat memajang mobil mewah bagi kalangan dewasa. Lebih dari itu, GIIAS tahun ini telah berubah menjadi ruang belajar interaktif dan edukatif bagi generasi penerus bangsa. Mazda pun membuktikan komitmennya melalui program Student Journey yang inspiratif.

You may also like

Leave a Comment