Beranda » Permata Bank Raih Laba Bersih Rp3,6 Triliun di Tahun 2024

Permata Bank Raih Laba Bersih Rp3,6 Triliun di Tahun 2024

by Maria Atun

HarianBisnis.id-Perusahaan fokus pada penguatan fundamental bisnis, inovasi digital, dan efisiensi operasional untuk mencapai hasil positif.

Meliza M. Rusli dan Rudy Basyir Ahmad memaparkan kinerja keuangan dan bisnis kepada publik.

Pendapatan Operasional sebelum Provisi (PPOP) tumbuh 4%, didukung peningkatan kualitas kredit.

Strategi berkelanjutan dan digitalisasi operasional memperkuat layanan unggul bagi nasabah.

Rasio Loan to Deposit (LDR) naik menjadi 83%, dengan aset tumbuh 0,6% mencapai Rp259 triliun.

Simpanan nasabah mencapai Rp185 triliun, dengan rasio CASA 55% menunjukkan pertumbuhan positif.

Efisiensi operasional membaik dengan penurunan Rasio Cost to Income (CIR) menjadi 50%.

Penyaluran kredit tumbuh 9% YoY, dengan segmen korporasi naik 12%, komersial 6%, dan konsumer 4%.

Kualitas aset meningkat dengan penurunan rasio Gross NPL dan Loan at Risk (LAR).

Permata Bank menjaga cadangan risiko kredit dengan NPL coverage 375% dan LAR coverage 97%.

Bank ini memiliki rasio permodalan kuat dengan CAR 35% dan CET-1 26%.

Permata Institute for Economic Research (PIER) memproyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh di atas 5% pada 2025.

Perekonomian Indonesia diperkirakan solid meski ketidakpastian global, dengan inflasi terkendali di 2,0 – 2,5%.

Konsumsi domestik dan investasi menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi pada 2025.

Permata Bank terus berinovasi dalam digitalisasi untuk meningkatkan kualitas layanan nasabah.

Aplikasi Permata ME memudahkan nasabah mengelola keuangan secara lebih efisien.

Permata Bank berkolaborasi dengan WWF-Indonesia dalam pelestarian habitat gajah Sumatra di Bukit Tigapuluh.

 

You may also like

Leave a Comment