HarianBisnis.id-DANA meluncurkan fitur terbaru ‘DANA Premium Mini’ (Premini) yang menyasar remaja usia 13 hingga di bawah 17 tahun. Fitur ini memungkinkan mereka memiliki akun premium melalui proses e-KYC berbasis Kartu Identitas Anak (KIA).
Vince Iswara, CEO & Co-Founder DANA Indonesia, menegaskan komitmennya menciptakan akses keuangan digital yang inklusif dan aman. Ia menyatakan terima kasih atas kolaborasi dengan Ditjen Dukcapil Kemendagri.
Peluncuran ini merespons hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025. Kelompok usia 15-17 tahun masih memiliki indeks inklusi keuangan 74%, lebih rendah dari rata-rata nasional.
Dr. Handayani Ningrum dari Ditjen Dukcapil mengapresiasi inovasi DANA yang memanfaatkan data kependudukan secara aman. Lebih dari 50 juta anak di Indonesia belum memiliki KTP elektronik.
Mona Ratuliu, seorang publik figur dan ibu, menyambut baik kehadiran DANA Premini. Ia meyakini fitur ini dapat menjadi mitra orang tua dalam mendidik literasi keuangan anak remaja.
DANA Premini dirancang khusus dengan batas saldo maksimal Rp2 juta. Fitur ini hanya mengaktifkan layanan dasar seperti isi ulang saldo, QRIS, dan transfer.
Proses aktivasi wajib melibatkan persetujuan digital dari orang tua. Orang tua juga dapat memantau aktivitas transaksi anak mereka melalui aplikasi.
Peluncuran ini sejalan dengan agenda pemerintah mencapai inklusi keuangan 93% pada 2029. DANA berkomitmen menciptakan generasi muda yang cerdas dan aman bertransaksi.
Perbedaan utama dengan DANA Premium terletak pada dokumen verifikasi dan limit saldo. Premini menggunakan KIA dengan limit Rp2 juta, sementara Premium menggunakan KTP-el dengan limit Rp20 juta.
DANA terus memperkuat ekosistem keuangan digital yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Inovasi ini diharapkan dapat mendorong literasi keuangan sejak dini.
