Beranda » Kolaborasi OREO dan Pemkab Gunungkidul: Lahirkan Generasi Cerdas lewat Belajar Sambil Bermain

Kolaborasi OREO dan Pemkab Gunungkidul: Lahirkan Generasi Cerdas lewat Belajar Sambil Bermain

by Maria Atun

HarianBisnis.id-Semangat gotong royong mewarnai peringatan Hari Anak Nasional tahun ini di Kabupaten Gunungkidul. Melalui program “OREO Berbagi Seru”, sebuah kolaborasi strategis antara dunia usaha, pemerintah daerah, dan lembaga pendidikan resmi digulirkan untuk menciptakan pembelajaran yang lebih berkualitas dan menyenangkan bagi anak-anak.

Peresmian program yang berlangsung di SD Negeri Mentel 1, Rabu (22/7/2026), menandai dimulainya rangkaian kegiatan edukasi yang menyasar 708 siswa sekolah dasar di wilayah tersebut. Program ini hadir sebagai wujud dukungan terhadap inisiatif pemerintah setempat, “Bocah Pinter”, yang bertujuan meningkatkan derajat pendidikan melalui pengembangan kompetensi dan karakter anak sejak dini .

Kolaborasi dengan Indonesia Mengajar sebagai mitra pelaksana menjadikan program ini tidak hanya sekadar penyaluran bantuan. Sebanyak 270 alat belajar seru di bidang Literasi, Numerasi, Sains, dan Bahasa Inggris didistribusikan untuk menunjang proses belajar mengajar. Perangkat ini dirancang khusus dengan pendekatan playful learning atau belajar sambil bermain, yang selaras dengan kurikulum nasional dan prinsip pembelajaran mendalam (deep learning) yang digalakkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI .

Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kabupaten Gunungkidul, Supriyanto, S.E., M.T., yang mewakili Bupati Endah Subekti Kuntariningsih, menekankan pentingnya sinergi ini. Menurutnya, pendidikan yang berhasil adalah pendidikan yang dibangun bersama. Ia menyampaikan apresiasi atas pendekatan yang melibatkan tidak hanya guru, tetapi juga orang tua dan komunitas. Rangkaian School Roadshow yang berlangsung hingga 25 Juli 2026 akan melatih 35 guru, 70 orang tua, dan 35 anggota komunitas untuk menciptakan lingkungan belajar yang positif di sekolah dan rumah .

“Pemerataan kualitas pendidikan tidak hanya berbicara tentang ruang kelas, tetapi juga tentang tersedianya sarana belajar yang memadai bagi seluruh anak,” ujar Supriyanto, menegaskan bahwa program ini merupakan penguat bagi program unggulan “Bocah Pinter” yang tengah digiatkan .

Kevin Stefano, Senior Marketing Manager Biscuit Mondelēz Indonesia, menjelaskan bahwa komitmen OREO di bidang pendidikan telah berlangsung lebih dari 30 tahun. Program “OREO Berbagi Seru” tahun ini tidak hanya berfokus pada pemberdayaan ekosistem pendidikan, tetapi juga menjembatani kesenjangan akses di berbagai penjuru negeri, khususnya wilayah 3T dan marjinal. Hingga akhir tahun, program ini menargetkan penyaluran alat belajar kepada 7.000 siswa di tujuh provinsi. Gunungkidul menjadi kabupaten kelima yang disambangi, setelah Lebak, Pangandaran, Tulang Bawang Barat, dan Purworejo .

Harapan besar disematkan pada program ini untuk melahirkan “Generasi SERU” – anak-anak yang Solutif, Eksploratif, Responsif, dan Unggul. Dengan pengalaman belajar yang interaktif, anak tidak hanya lebih mudah memahami konsep, tetapi juga terlatih berpikir kritis, memecahkan masalah, dan mengembangkan keterampilan sosial yang dibutuhkan di masa depan .

Salah seorang guru SD Negeri Mentel 1, Endah Setyorini, mengakui bahwa pelatihan ini memberikan inspirasi baru untuk menghadirkan proses belajar yang lebih interaktif. Hal senada disampaikan Suryani, perwakilan orang tua siswa, yang kini merasa terinspirasi untuk menciptakan alat belajar seru dari bahan-bahan sederhana di rumah. Ia berharap anaknya semakin bersemangat dan menikmati proses belajar .

Sebagai penutup, Kevin mengajak masyarakat turut berperan mendukung misi positif ini. Sebagian keuntungan dari pembelian OREO akan dikonversikan menjadi donasi untuk menyukseskan penyelenggaraan program. “Semoga ‘OREO Berbagi Seru’ dapat mendukung kesuksesan berbagai inisiatif pendidikan di Gunungkidul agar lahir lebih banyak ‘Bocah Pinter’ yang mampu bersaing di masa depan,” pungkasnya .

 

You may also like

Leave a Comment