HarianBisnis.id-Usia ke-46 Yayasan Astra – Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang pendampingan terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Tanah Air. Hingga 2026, yayasan yang telah empat dekade lebih berkibar ini tercatat mendampingi 2.030 UMKM aktif yang tersebar di 21 wilayah Indonesia . Dari ribuan kisah sukses tersebut, PT Kawani Tekno Nusantara, sebuah perusahaan manufaktur dan fabrikasi asal Bandung, menjelma menjadi ikon keberhasilan program pembinaan yang dijalankan.
Perjalanan Kawani bersama Yayasan Astra-YDBA telah berlangsung lebih dari tiga dekade. Sejak sekitar tahun 1990, perusahaan yang bergerak di bidang job order ini terus mendapatkan pendampingan intensif, baik dari kantor pusat maupun cabang Yayasan Astra-YDBA di Bandung. Hasilnya, Kawani berhasil melakukan transformasi besar-besaran, dari sistem manajemen dan proses produksi yang serba konvensional menuju digitalisasi yang modern. Konsistensi dan komitmen tinggi dalam mengaplikasikan ilmu yang diperoleh membuahkan prestasi gemilang: gelar Juara 1 Kompetisi 5R UMKM tiga tahun berturut-turut (2023, 2024, 2025), status UMKM Mandiri pada 2024, serta sertifikasi ISO yang menjadi pengakuan atas standar kualitasnya .
Yadi Nugraha, Direktur PT Kawani Tekno Nusantara, mengungkapkan bahwa tantangan terbesar dalam bisnis job order adalah kesiapan menghadapi perubahan setiap saat. “Justru dari situ saya paling senang ketika mendapat pekerjaan unik yang bisa menurunkan biaya produksi dan meningkatkan profit, itu yang terus menjadi semangat kami,” ujarnya. Kini, estafet kepemimpinan Kawani dilanjutkan oleh generasi ketiga, Amjad Nugraha, yang menjabat sebagai General Manager sejak 2021. Lulusan Politeknik Manufaktur (Polman) Bandung ini menegaskan bahwa inovasi manajemen sistem, pengendalian kualitas, hingga produksi telah berkembang pesat berkat pendampingan Yayasan Astra-YDBA .
Keberhasilan Kawani tak lepas dari pendekatan pembinaan Yayasan Astra-YDBA yang berfokus pada penguatan mentalitas usaha, peningkatan kapabilitas bisnis, serta pemenuhan standar Quality, Cost, and Delivery (QCD). Melalui Program Development bagi UMKM Manufaktur yang dikolaborasikan bersama enam Agen Pemegang Merek (APM) Grup Astra, Kawani berpeluang besar untuk masuk ke dalam rantai pasok industri Grup Astra. Evaluasi akhir program dijadwalkan berlangsung pada November 2026 .
Jika Kawani berhasil melalui seluruh tahapan, mereka berpotensi mengikuti jejak UMKM binaan lain yang telah menjadi bagian dari ekosistem bisnis Grup Astra. Pada 2025, nilai pasokan produk dan jasa dari UMKM binaan Yayasan Astra-YDBA ke Grup Astra mencapai angka fantastis, yakni Rp4,9 triliun . Secara keseluruhan, hingga akhir 2025, Yayasan Astra-YDBA telah melahirkan 449 UMKM Mandiri yang tergabung dalam program Advance Club, menciptakan 1.688 lapangan kerja baru, serta menopang 12.394 tenaga kerja pada UMKM binaan di berbagai wilayah Indonesia
