HarianBisnis.id-TOYOTA GAZOO Racing Indonesia (TGRI) membuka musim balap touring 2026 dengan hasil gemilang pada Kejurnas ITCR 1200 2026 Seri ke-1 dan Seri ke-2 yang digelar di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, pada 13-14 Juni 2026. Mengandalkan All New Agya Stylix, pembalap andalan TGRI Amato Rudolph berhasil meraih podium ketiga pada seri pertama dan podium kedua pada seri kedua, sementara debutan muda Farrel Rafellyno Augusto langsung menorehkan prestasi dengan menjadi juara pertama kelas non-seeded.
Persaingan di kelas yang dikenal sebagai “neraka” ini berlangsung sangat ketat dengan diikuti sekitar 33 starter dari tim pabrikan dan privateer. Sekitar 13 pembalap dari sembilan tim berbeda turun mengendarai All New Agya Stylix, membuktikan popularitas sporty hatchback tersebut sejak dibukanya kejuaraan Krida Agya One Make Race (OMR) tahun lalu.
Marketing Director PT Toyota-Astra Motor, Bansar Maduma, menyampaikan apresiasinya atas pencapaian kedua pembalap TGRI. “Kami juga mengapresiasi debut pembalap muda TGRI Farrel Rafellyno Augusto yang langsung memperoleh Podium Pertama Kelas Non-Seeded dengan catatan waktu impresif bahkan mengungguli kelas diatasnya. Partisipasi TGRI di ajang balap nasional menjadi wujud semangat Toyota untuk terus meraih prestasi terbaik serta menjadi bagian dari komitmen Toyota dalam mendukung pengembangan talenta muda motorsport Indonesia,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Perjuangan di Seri Pertama dan Kedua
Pada race pertama yang berlangsung Sabtu (13/6), Amato Rudolph langsung bertarung di grid terdepan selama 12 lap. Sementara Farrel yang baru pertama kali tampil di ajang balap touring car harus berjuang sengit di tengah berbagai insiden balap untuk memperebutkan posisi di papan tengah. Kehadiran safety car sempat mewarnai balapan pada lap pertengahan setelah terjadi insiden di lintasan. Amato berhasil meraih podium ketiga dengan total catatan waktu 26 menit 31,505 detik, sedangkan Farrel finis di posisi keempat kelas non-seeded dengan waktu 26 menit 58,677 detik.
Memanfaatkan jeda malam, tim engineer TGRI melakukan perbaikan dan peningkatan di berbagai aspek pada mobil Amato dan Farrel berdasarkan masukan dari kedua pembalap. Hasilnya terbukti pada race kedua, Minggu (14/6), di mana Amato dan Farrel berhasil menembus superpole pada babak kualifikasi. Farrel bahkan mencatatkan top speed terbaik 147,1 km/jam dan menjadi pembalap non-seeded pertama yang meraih superpole sehingga start dari grid keempat, sementara Amato start dari posisi ketiga.
Amato dan Farrel bahu-membahu bertahan di posisi lima besar dengan aksi saling membuntuti jarak sangat rapat bumper-to-bumper. Perjuangan berbuah manis, Amato finis sebagai juara kedua overall dengan waktu 26 menit 32,870 detik, sementara Farrel menjadi juara pertama kelas non-seeded dengan catatan waktu 26 menit 42,997 detik.
Pembalap TGRI Amato Rudolph mengungkapkan bahwa kompetisi tahun ini akan semakin ketat karena para peserta sudah semakin paham dengan karakter sirkuit, cuaca, dan pembalap lainnya. “Berkat dukungan engineer yang sangat memahami kebutuhan kami, akhirnya TGRI bisa memaksimalkan performance untuk merebut podium juara Kejurnas ITCR 1200 back-to-back. Kami juga sangat mengapresiasi performa Farrel sehingga langsung menjadi partner balap yang andal pada debutnya bersama TGRI,” terangnya.
Marketing Director PT Toyota Astra Motor, Hiroyuki Oide, menambahkan bahwa Toyota berkomitmen terus mendukung motorsport sebagai sarana pembibitan talenta lokal dan meraih prestasi tertinggi di level lokal dan regional. “Kami juga berharap partisipasi TGRI dan tim balap lain yang menggunakan Toyota dapat menjadi masukan berharga bagi pengembangan mobil Toyota serta terus menyebarkan Joy & Excitement of GR kepada semua orang,” tutupnya.
