Beranda » No Condom, No Sex! Sutra Luncurkan Kampanye Tegas untuk Perlindungan Pasangan

No Condom, No Sex! Sutra Luncurkan Kampanye Tegas untuk Perlindungan Pasangan

by Umar Haris

HarianBisnis.id- Di tengah budaya patriarki yang kerap menempatkan laki-laki sebagai pengambil keputusan dalam hubungan intim, sebuah kampanye hadir untuk memberdayakan perempuan. Bertepatan dengan Hari Kasih Sayang, 14 Februari 2026, KONDOM SUTRA meluncurkan inisiatif berani bertajuk “MAU KALO PAKE KONDOM.”

Pesan kampanye ini terang-benderang: hubungan seksual hanya boleh dilakukan jika menggunakan kondom. Dalam bahasa yang lebih keras, “No Condom, No Sex,” tidak ada kompromi.

Head of Marketing DKT Indonesia, Cut Vellayati, menegaskan bahwa kampanye ini lahir dari keprihatinan terhadap masih banyaknya perempuan yang terpaksa berhubungan intim tanpa perlindungan karena bujuk rayu pasangan.

“Pesan kami sederhana: Nggak mau kalau nggak pakai kondom. Kondom seharusnya bukan pilihan terakhir. Lewat kampanye ini, kami ingin kondom menjadi bagian dari momen intim, sesuatu yang normal dibicarakan, dan tidak bisa ditawar,” ujar Cut dalam peluncuran di Jakarta, Jumat (14/2/2026).

Pandji: Laki-Laki Akan Menurut Kalau Pasangan Tegas

Dalam sesi diskusi peluncuran, komedian sekaligus publik figur Pandji Pragiwaksono ikut angkat bicara. Dengan gayanya yang lugas, ia membongkar tabiat buruk sebagian laki-laki yang kerap mencari alasan agar tidak perlu menggunakan pengaman.

“Laki-laki sering cari-cari alasan biar nggak pakai kondom. Tapi kalau pasangannya tegas, kebanyakan akhirnya nurut. Soalnya, jujur aja, lebih baik pakai kondom daripada nggak dapat apa-apa sama sekali,” katanya disambut tawa undangan.

Pandji menegaskan bahwa sikap tegas dari perempuan justru akan meningkatkan rasa hormat pasangan. “Kalau dia benar-benar sayang, dia akan menghargai syarat kita. Bukan malah maksa,” tambahnya.

Lebih dari Sekadar Cegah Hamil

Dari sisi medis, kampanye ini juga menyoroti fungsi vital kondom yang kerap diremehkan. Dr. Erika, Clinical Training Manager DKT Indonesia, memaparkan bahwa kondom adalah satu-satunya alat kesehatan yang memiliki fungsi ganda.

“Kondom adalah satu-satunya alat kesehatan yang bisa mencegah HIV, Infeksi Menular Seksual (IMS), dan kehamilan yang tidak direncanakan secara bersamaan. Ini bukan sekadar alat kontrasepsi, tapi bentuk self-care dan perlindungan untuk kedua belah pihak,” jelasnya.

Data Kementerian Kesehatan menunjukkan kasus IMS dan HIV di Indonesia masih cukup tinggi, terutama di kalangan usia produktif. Penggunaan kondom yang konsisten menjadi salah satu kunci utama pencegahan.

Perempuan Cerdas, Perempuan Tegas

Adella Wulandari, influencer kesehatan seksual yang juga hadir dalam acara tersebut, menegaskan bahwa bersikap tegas bukan berarti ribet, melainkan cerdas.

“Aku bukan ribet, aku lebih menganggap diriku cerdas. Kalau dia benar-benar cinta sama aku, dia akan menghormati syaratku. Dan syaratku simpel: no condom, no sex,” ujarnya mewakili suara generasi muda yang mulai sadar akan hak-haknya.

Ia berharap kampanye ini bisa mengubah cara pandang masyarakat terhadap kondom. Bukan sebagai penghalang kenikmatan, melainkan sebagai jembatan menuju hubungan yang lebih sehat, aman, dan penuh rasa saling percaya.

Melalui kampanye “MAU KALO PAKE KONDOM,” KONDOM SUTRA ingin mengirimkan pesan bahwa perlindungan harus selalu diutamakan dan tidak akan mengurangi keintiman, bahkan justru meningkatkannya karena menunjukkan tanggung jawab dan cinta yang sesungguhnya.

You may also like

Leave a Comment