Beranda » Unilever, Pemerintah Inggris, EY dan Alner Apresiasi UMKM Gunakan Isi Ulang

Unilever, Pemerintah Inggris, EY dan Alner Apresiasi UMKM Gunakan Isi Ulang

by Amelia

HarianBisnis.id-Menyambut Hari Isi Ulang Sedunia yang diperingati setiap 16 Juni, Alner, Unilever, dan EY merayakan kemajuan Project TRANSFORM-Alner, didukung oleh Kantor Luar Negeri, Persemakmuran dan Pembangunan Inggris.

Selama satu tahun, project ini telah berhasil memberdayakan 675 UMKM dalam menyebarluaskan gaya hidup belanja isi ulang (refill) di tengah masyarakat, dan mengurangi 4.412 kg kemasan plastik baru.

Pencapaian ini dipaparkan pada diskusi “Refill Station: Berdayakan UMKM, Dorong Gaya Hidup Belanja Ramah Lingkungan”, menghadirkan sejumlah pemangku kepentingan yang bertukar pandangan tentang alternatif pengurangan dan penanganan sampah plastik, dimana konsep refill dipercaya sebagai salah satu solusi yang perlu terus dieksplorasi, diujicoba, dan didorong penerapannya.

Project TRANSFORM-Alner yang menguji opsi refill yang inovatif pada produk-produk FMCG dengan menyasar ke masyarakat menengah bawah. Berbeda dari solusi refill lainnya, Alner menggunakan low tech refill (tanpa mesin isi ulang). Dengan proses manual dari jerigen langsung ke botol konsumen, pendekatan ini menjadi lebih efisien secara biaya dan lebih mampu untuk di-scale up.

Renata Felichiko, Chief Commercial Officer Alner menjelaskan, “Di Project TRANSFORM-Alner, masyarakat tidak hanya bertindak sebagai konsumen namun juga sebagai mitra yang menyediakan fasilitas refill. Mereka adalah UMKM berbasis komunitas dan konvensional seperti toko atau warung dan Bank Sampah, sehingga tercipta sistem yang dapat direplikasi dengan cepat dan dalam skala besar. Apalagi 70% produk di Indonesia dibeli melalui channel konvensional dan kini semakin banyak Bank Sampah berbasis komunitas mulai memasuki ekosistem refill sebagai pengecer dan pengumpul sistem kemasan yang dapat digunakan kembali.”

You may also like

Leave a Comment