HarianBisnis.id-Sebuah perubahan besar sering kali bermula dari langkah sederhana. Itulah yang dibuktikan oleh SDN Cipedak 01, Jakarta Selatan, yang berhasil menyabet gelar juara pertama kategori Sekolah Dasar dalam ajang AIA Healthiest Schools 2026. Kunci kemenangannya? Sebuah gerakan sederhana bernama GEMARIPAH SEGAR, singkatan dari Gerakan Minum Air Putih Aaah Segar.
Cerita berawal dari kegelisahan para guru di SDN Cipedak 01. Meskipun hampir seluruh siswa membawa botol minum ke sekolah, observasi internal mengungkap fakta mencengangkan: sebagian besar anak-anak belum memenuhi kebutuhan konsumsi air harian mereka. Akibatnya, banyak siswa mudah lelah, mengantuk, dan kehilangan fokus saat belajar. Dehidrasi ringan menjadi musuh senyap yang menggerogoti kualitas pendidikan.
Kepala Sekolah dan jajaran guru pun bergerak. Mereka merancang pendekatan berbasis data yang sederhana, tanpa memerlukan biaya tambahan. Budaya minum air putih secara kolektif dibangun melalui jadwal minum bersama tiga kali sehari, kartu pemantauan hidrasi, hingga program Duta Hidrasi Cilik di setiap kelas. Berbagai aktivitas edukatif seperti lomba poster dan Hydration Challenge turut melibatkan seluruh warga sekolah dalam semangat kebersamaan.
Hasilnya sungguh di luar dugaan. Hanya dalam waktu tujuh hari, program ini menunjukkan transformasi yang nyata. Persentase siswa yang memenuhi kebutuhan konsumsi air harian melonjak drastis dari 12 persen menjadi 98 persen. Yang lebih mengesankan, risiko dehidrasi yang sebelumnya mencapai 60 persen berhasil ditekan hingga 0 persen. Angka-angka ini menjadi bukti bahwa pembiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten mampu menciptakan dampak positif terhadap kesehatan dan kesiapan belajar siswa.
Lusika Nur Megawati, perwakilan guru SDN Cipedak 01, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini. “Melalui GEMARIPAH SEGAR, SDN Cipedak 01 ingin menunjukkan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan bersama-sama. Penghargaan dari AIA Healthiest Schools ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi peserta didik,” ujarnya.
Head of Corporate Communication AIA, Lia Merdekawaty, turut memberikan apresiasi. Menurutnya, keberhasilan SDN Cipedak 01 membuktikan bahwa inovasi pendidikan tidak selalu membutuhkan pendekatan yang kompleks. “Program seperti GEMARIPAH SEGAR membuktikan bahwa perubahan sederhana dapat menciptakan dampak yang nyata bagi kesehatan dan kesejahteraan peserta didik. AIA berharap inisiatif ini dapat menginspirasi lebih banyak sekolah di Indonesia untuk menghadirkan solusi yang relevan dan berkelanjutan,” kata Lia.
Prestasi ini membawa konsekuensi membanggakan. SDN Cipedak 01 akan mewakili Indonesia pada ajang AIA Healthiest Schools Regional Competition 2026 di Bangkok, Thailand, pada Juli mendatang. Di sana, mereka akan bersaing dengan sekolah-sekolah terbaik dari negara-negara di Asia Pasifik, tempat AIA beroperasi.
Partisipasi Indonesia dalam ajang ini juga patut diapresiasi. Dengan total 2.896 pendaftar dan 359 proyek sekolah sehat yang terkumpul, Indonesia menjadi negara dengan tingkat partisipasi tertinggi. Capaian ini menunjukkan meningkatnya komitmen sekolah-sekolah di Tanah Air dalam menumbuhkan budaya hidup sehat melalui berbagai inisiatif nyata yang dijalankan secara berkesinambungan.
Kisah SDN Cipedak 01 menjadi pengingat bahwa kesehatan adalah fondasi utama bagi generasi penerus bangsa. Dengan tubuh yang terhidrasi dengan baik, anak-anak tidak hanya lebih sehat, tetapi juga lebih siap menyerap ilmu dan meraih mimpi. Sebuah langkah kecil yang berdampak besar, dimulai dari segelas air putih.
