Beranda » Liburan ke Singapura Jadi Lumrah, Populix: Universal Studios Jawara Favorit Turis Indonesia

Liburan ke Singapura Jadi Lumrah, Populix: Universal Studios Jawara Favorit Turis Indonesia

by Maria Atun

HarianBisnis.id-Mengunjungi Singapura bukan lagi kegiatan istimewa bagi wisatawan Tanah Air. Menurut temuan terbaru Populix, mayoritas pelancong Indonesia telah melakoni perjalanan ke Negeri Singa setidaknya dua kali dalam dua tahun terakhir. Bahkan, berlibur ke sana dinilai sudah menjadi kebiasaan lumrah.

Laporan bertajuk Singapore Travel Experience for Indonesians yang dirilis Senin (11/5) itu memotret perilaku, motivasi, hingga daftar destinasi favorit. Penelitian melibatkan 347 responden yang pernah berkunjung ke Singapura. Pengambilan data dilakukan pada 26 Februari hingga 3 Maret 2026. Mayoritas responden adalah milenial dan Gen-Z dari kalangan menengah ke atas yang tinggal di Jabodetabek.

Senior Research Director Populix, Indah Tanip, menjelaskan bahwa lebih dari separuh wisatawan Indonesia datang bersama keluarga. Mereka menyiapkan anggaran sekitar Rp5 juta hingga Rp15 juta di luar tiket pesawat. Menariknya, 18 persen dari total budget secara khusus dialokasikan untuk mengunjungi objek wisata.

“Alokasi ini didasari keinginan mendapatkan pengalaman baru, baik melalui paparan budaya mancanegara, kunjungan ke lokasi bersejarah, rekreasi, atau relaksasi,” ujar Indah dalam siaran pers yang diterima wartawan.

Tiga faktor utama yang menjadi pertimbangan: value for money, kemudahan akses, dan pengalaman yang ditawarkan.

Universal Studios di Puncak, Night Safari Paling Jarang
Dari sepuluh destinasi teratas, Universal Studios Singapore menjadi primadona. Empat dari sepuluh turis Indonesia menjadikannya pilihan utama. Rata-rata pengunjung menghabiskan hampir empat jam di sana. Meski harga tiket dinilai cukup mahal, 87 persen responden mengaku akan kembali.

Di posisi kedua, Marina Bay Sands menawarkan kuliner beragam. Sebanyak 81 persen pengunjung puas dan berniat kembali meski harus merogoh kocek lebih dalam.

Singapore Zoo menempati urutan ketiga. Enam dari sepuluh turis pernah berkunjung dengan durasi rata-rata 2,7 jam. Lokasinya dinilai mudah dijangkau.

Kejutan datang dari S.E.A. Aquarium. Objek wisata ini disebut paling worth it. Bahkan, 81 persen responden tetap akan berkunjung jika harga tiket naik 20 persen.

Destinasi lain yang masuk daftar: Singapore Botanic Gardens (premium namun berkesan), Jewel Changi Airport (79 persen ingin kembali), Singapore Flyer (akses terbaik), Merlion Park (ikon terjangkau), Gardens by the Bay (81 persen akan ulang karena harga terjangkau), dan Night Safari di posisi buncit.

Menariknya, Night Safari menjadi destinasi paling jarang dikunjungi. Padahal, wisatawan bisa menghabiskan rata-rata hampir tiga jam menikmati atraksinya.

Indah Tanip menambahkan bahwa temuan ini diharapkan membantu pemangku kepentingan pariwisata memahami preferensi wisatawan Indonesia. Laporan lengkap dapat diakses melalui tautan yang disediakan Populix. (*)

You may also like

Leave a Comment