HarianBisnis.id-Ancaman bencana alam dan perubahan iklim tidak bisa dihadapi dengan cara-cara dadakan. Butuh benteng yang kokoh dan berlapis. Berangkat dari filosofi itulah, PT United Tractors Tbk (UT) merancang Program Desa UniTy di lereng Gunung Arjuno, Jawa Timur, sebuah inisiatif yang tidak hanya menyiapkan masyarakat menghadapi darurat, tetapi juga memperkuat ekonomi dan lingkungan secara berkelanjutan.
Terletak di kawasan hutan Gunung Arjuno, Kota Batu, program ini telah menjangkau 819 warga di empat desa: Sumbergondo, Tulungrejo, Tawangargo, dan Giripurno. Lebih dari sekadar program tanggung jawab sosial, Desa UniTy menjadi laboratorium hidup tentang bagaimana ketahanan masyarakat dibangun dari akar rumput.
Sampah yang Menjadi Berkah
Salah satu fondasi benteng itu dibangun dari hal yang paling sederhana namun krusial: sampah. Di Desa Sumbergondo, UT memperkuat Tempat Pengolahan Sampah Reuse, Reduce, Recycle (TPS3R). Di sini, sampah rumah tangga tidak lagi menjadi masalah, melainkan solusi.
Sampah organik diolah menjadi kompos berkualitas dalam waktu dua hingga tiga bulan, yang kemudian dikemas dan dipasarkan. Inisiatif ini menjadi penyelamat sejak Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kota Batu ditutup pada 2023. Selain mengurangi ketergantungan pada TPA, rumah kompos ini membuka lapangan kerja, menambah Pendapatan Asli Desa (PAD), dan menjadi tujuan belajar bagi daerah lain.
Lansia Tangguh dan Orang Tua Hebat
Ketahanan masyarakat juga dirajut dari generasi ke generasi. Di bidang kesehatan, UT tidak hanya membina Posyandu, tetapi juga berkolaborasi dengan BKKBN Kota Batu dan Pemerintah Desa Giripurno meluncurkan program inovatif: Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) dan Sekolah Lansia Tangguh (SELANTANG).
Pada September 2025, masing-masing 30 peserta diwisuda. SOTH membekali orang tua dengan keterampilan pola asuh positif, sementara SELANTANG memastikan para lansia menjadi SMART: Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat. Program ini menjadi fondasi keluarga berkualitas yang tangguh menghadapi berbagai tantangan.
Kopi Arjuno yang Mendunia dari Desa
Dari lereng gunung, secangkir kopi kini membawa cerita ekonomi yang menginspirasi. UMKM kopi khas Arjuno yang didampingi UT mencatatkan peningkatan pendapatan hingga 50 persen. Pelatihan, penguatan kapasitas, dan fasilitasi pemasaran membuka akses yang sebelumnya terbatas. Kopi lokal kini dikenal luas, tidak hanya oleh warga, tetapi juga pemerintah dan akademisi.
Tak hanya kopi, UT juga mengembangkan peternakan domba melalui BUMDes Sumbergondo dan mendampingi petani alpukat hass yang mulai panen. Untuk meningkatkan nilai tambah, inovasi keripik alpukat dengan metode vacuum frying tengah didorong. Semua ini dirangkai dalam ekosistem ekonomi yang memperkuat kemandirian desa.
Membangun Manusia Sejak Usia Dini
Pendekatan Desa UniTy juga menyentuh akar paling dasar: pendidikan anak usia dini. Tiga PAUD di Desa Sumbergondo mendapat pembinaan, renovasi fasilitas, dan alat permainan edukatif. UT juga mendorong partisipasi PAUD binaan dalam lomba tingkat Grup Astra untuk meningkatkan kepercayaan diri. Ke depan, program akan diperluas ke PAUD di Desa Giripurno.
Sementara itu, untuk kesiapsiagaan jangka panjang, UT memfasilitasi audiensi perencanaan program bersama warga. Hasilnya, disepakati pembangunan greenhouse pembibitan hortikultura seluas 3.000 meter persegi dengan irigasi otomatis, serta pengembangan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) oleh Kelompok Wanita Tani.
Program Desa UniTy menjadi bukti bahwa ketahanan masyarakat adalah orkestrasi dari banyak elemen: lingkungan yang terjaga, ekonomi yang mandiri, keluarga yang sehat, dan generasi muda yang terdidik. Dari lereng Gunung Arjuno, United Tractors menunjukkan bahwa menghadapi masa depan yang penuh ketidakpastian membutuhkan perisai yang dibangun bersama, hari ini.
