Beranda » Hasut: Ketika Rekam Jejak Mentereng Bertemu Ketakutan Purba

Hasut: Ketika Rekam Jejak Mentereng Bertemu Ketakutan Purba

by Feisal H. Ryan

HarianBisnis.id-Industri perfilman Indonesia kembali kedatangan sebuah karya horor-misteri yang menjanjikan gebrakan baru. Film berjudul Hasut siap tayang serentak di seluruh bioskop tanah air mulai tanggal 8 Oktober 2026 mendatang. Proyek ambisius ini menjadi debut penyutradaraan bagi Ilya Sigma yang sebelumnya dikenal sebagai penulis skenario.

Diproduksi oleh rumah produksi Tuta Films, Hasut berhasil mengumpulkan empat nama besar dalam satu layar. Mereka adalah Karina Salim, Rachel Amanda, Marthino Lio, dan Kevin Ardilova. Kehadiran keempatnya dipastikan membawa kualitas akting kelas atas mengingat rekam jejak mereka yang telah diakui di kancah internasional.

Keempat aktor tersebut memiliki pengalaman berharga tampil di festival film bergengsi dunia. Mulai dari Sundance, Locarno, Venice, hingga Berlinale pernah menjadi saksi bakat akting mereka. Pertemuan empat aktor dengan latar belakang prestisius ini menjadi daya tarik utama yang membedakan Hasut dari film horor lokal lainnya.

Dalam film ini, penonton akan diajak menyelami ketegangan yang terjadi di dalam sebuah hutan terpencil. Suasana rimba yang identik dengan ketenangan justru berubah menjadi mimpi buruk bagi para karakternya. Rasa curiga antar tokoh mulai tumbuh subur akibat kemunculan suara-suara misterius dari perangkat HT mereka.

Karina Salim dipercaya memerankan karakter Vira, seorang kakak yang mendalami praktik meditasi penyembuhan. Karakter ini dianggap memiliki sekte oleh adiknya sendiri karena perangkat penyembuh yang digunakannya. Karina dituntut menampilkan akting mengecoh sebagai sosok yang tampak mengontrol keadaan namun menyimpan hasutan tersembunyi.

Rachel Amanda berperan sebagai Rere, adik Vira yang memiliki kepribadian sangat kontras dengan kakaknya. Jika biasanya identik dengan karakter manis, kali ini Rachel menjelma menjadi sosok rebel yang mudah tersulut emosi. Di balik sikap berapi-apinya, Rere menyimpan luka masa lalu yang sangat rapuh dan berusaha keras ia sembunyikan.

Marthino Lio memerankan Dharma, kekasih Rere yang berusaha menjadi penengah bijak di tengah kekacauan. Meski memiliki sikap tenang, Dharma tidak luput dari siksaan batin selama berada di hutan. Ia dihadapkan pada bayang-bayang masa lalu yang menghantui sepanjang perjalanan penuh teror tersebut.

Kevin Ardilova melengkapi jajaran pemain sebagai Deri, kekasih Vira yang setia dan penurut. Karakternya selalu mengikuti kehendak pasangannya, bahkan saat situasi mulai tidak terkendali. Deri terlibat dalam tindakan interogasi terhadap Rere akibat pengaruh Vira, meski ia sendiri menyimpan trauma mendalam yang samar.

Sinergi keempat aktor ini menjadi fondasi kuat bagi Hasut untuk menyajikan terror psikologis yang mendalam. Konflik batin antar karakter dibangun seimbang dengan ketegangan supranatural yang muncul dari suara HT. Penonton diajak menebak siapa sebenarnya yang menjadi sumber malapetaka di antara mereka.

Debut Ilya Sigma sebagai sutradara patut dinantikan karena ia berhasil merangkai narasi misteri dengan atmosfer mencekam. Hasut bukan sekadar film horor tentang hutan angker, melainkan eksplorasi psikologis tentang trauma dan kepercayaan. Film ini dijadwalkan menghiasi layar lebar Indonesia mulai awal bulan depan.

Bagi pecinta film horor yang mengedepankan cerita kuat dan akting memukau, Hasut menjadi pilihan wajib. Perkembangan terbaru mengenai film ini dapat diikuti melalui akun media sosial resmi @filmhasut dan @tutafilms. Jangan lewatkan keseruan dan ketegangannya hanya di bioskop kesayangan Anda.

You may also like

Leave a Comment