HarianBisnis.id- Earth Hour kerap dimaknai sekadar padamkan lampu selama 60 menit. Hotel Ciputra Jakarta memilih jalan berbeda. Bertajuk “Passion for Planet”, hotel bintang empat yang dikelola Swiss-Belhotel International ini mengubah semangat global menjadi aksi konkret yang menyentuh warga kecil: membagikan lampu hemat energi ke pedagang kaki lima, pengemudi ojek online, serta toko-toko sekitar.
Kegiatan dimulai 27 Maret 2026. Manajemen hotel tidak menggelar acara seremonial di ballroom, melainkan turun langsung ke gang-gang sekitar Ciputra.
“Kami ingin memberikan manfaat langsung sekaligus meningkatkan kesadaran akan efisiensi energi,” ujar Michael Perdikaris, General Manager Hotel Ciputra Jakarta, dalam keterangan tertulisnya.
Para penerima manfaat adalah kelompok paling merasakan getirnya kenaikan tarif listrik. Dengan lampu LED yang lebih terang dan hemat, mereka bisa menekan biaya operasional sekaligus mengurangi jejak karbon.
Simbol 60+ HCJ di Tengah Lobi
Puncak perayaan digelar keesokan harinya, 28 Maret 2026. Hotel Ciputra Jakarta menghadirkan instalasi dekorasi raksasa bertuliskan “60+ HCJ” di tengah lobi. Angka 60 merujuk pada satu jam global yang dipopulerkan World Wide Fund for Nature (WWF) sejak 2007. Tanda plus menegaskan komitmen berkelanjutan, sementara HCJ adalah singkatan Hotel Ciputra Jakarta.
Dekorasi itu menjadi pengingat visual bagi setiap tamu yang datang dan pergi: menjaga bumi adalah tanggung jawab kolektif, bukan sekadar tren sesaat.
Langkah hotel ini sejalan dengan pencapaian sebelumnya. Hotel Ciputra Jakarta tercatat sebagai peraih kategori Hotel Bintang 4 dalam Jakarta Tourism Award 2022 serta memiliki sertifikasi HACCP. Kini, dengan program CSR Earth Hour, mereka menambah portofolio kepedulian lingkungan.
Salah seorang pedagang kaki lima di sekitar hotel yang menerima lampu hemat energi mengaku terbantu. “Lampu ini lebih terang dari yang dulu, tagihan listrik jadi turun,” ujarnya kepada wartawan.
Hingga berita ini diturunkan, Hotel Ciputra Jakarta berkomitmen untuk terus mengedukasi masyarakat sekitar tentang efisiensi energi. “Passion for Planet” bukan sekadar tema, melainkan panggilan untuk bertindak—tanpa menunggu Earth Hour berikutnya.
