HarianBisnis.id-Selama ini, pecinta sepak bola di Indonesia kerap menelan pil pahit: pertandingan UEFA Champions League bergulir dini hari, pukul 2 atau 3 pagi, saat sebagian besar kafe dan bar tutup. Akibatnya, mereka menonton sendirian di ruang tamu, ditemani secangkir kopi dan layar televisi yang menyala sunyi.
