Beranda » 60.000 Kemasan Jadi Target Program Botol Kembali Hadiah Menanti

60.000 Kemasan Jadi Target Program Botol Kembali Hadiah Menanti

by Amalia Putri

HarianBisnis.id-Di kasir Super Indo Jakarta pada pagi itu, seorang ibu menyerahkan botol bekas dan struk belanja. Petugas memeriksa kemasan, mencocokkan transaksi, lalu menyerahkan Cussons Baby Bar Soap 60 gram. Pemandangan itu menandai berjalannya program Botol Kembali Hadiah Menanti di gerai.

Program itu lahir dari kolaborasi Super Indo, PZ Cussons Indonesia, dan WAHU. Peluncuran berlangsung di Jakarta pada 28 Oktober 2026. Ketiga pihak menyatukan kepentingan ritel, produsen, dan pengelola sampah agar pengembalian kemasan menjadi bagian kebiasaan belanja sehari-hari bukan program terpisah.

Donny Ardianta Passa, Vice President Super Indo, menegaskan tanggung jawab ritel melampaui kasir. Ritel wajib mengedukasi konsumen dan membimbing perubahan perilaku terhadap sampah plastik. Ia menyebut program ini kontinuitas Aksi Hijau bersama PZ Cussons dan Waste Hub sejak tahun 2024.

PZ Cussons menghubungkan produk keluarga dengan kesempatan berpartisipasi dalam keberlanjutan. Ningcy Yuliana, Managing Director PZ Cussons, menyatakan keberlanjutan membutuhkan keterlibatan banyak pihak, termasuk pelanggan yang memakai produk setiap hari. Ia berharap konsumen memperhatikan nasib kemasan setelah produk digunakan secara bijak.

Mekanismenya sederhana: beli minimal satu produk PZ Cussons, bawa satu botol bekas PZ Cussons atau Super Indo 365, lalu serahkan botol dan struk ke kasir. Setelah verifikasi, satu Cussons Baby Bar Soap 60 gram menjadi hadiah di gerai Super Indo.

Program berlaku di gerai Super Indo di Jabodetabek dan Bandung. Super Indo dan PZ Cussons menargetkan lebih dari 60.000 pelanggan berpartisipasi dan lebih dari 60.000 kemasan bekas terkumpul selama periode pelaksanaan. Itu menunjukkan ambisi membangun kebiasaan kolektif bukan kampanye sesaat.

Ujang Solihin Sidik, Koordinator Pokja Tata Laksana Produsen Kementerian Lingkungan, menilai pengurangan sampah membutuhkan partisipasi masyarakat, pelaku usaha, dan pemerintah. Ia terus mendorong kolaborasi multipihak yang membangun mekanisme pengumpulan tersebut dan pengolahan sampah kemasan secara efektif, efisien, dan bertanggung jawab.

Michiel Reinoud, pendiri Wahu, menyatakan pihaknya berkomitmen mendukung Kolaborasi Aksi Hijau melalui penyediaan fasilitas dan dukungan operasional dalam pengumpulan kemasan bekas. Dukungan diharapkan memperlancar program, memperluas partisipasi masyarakat, serta mendorong lebih banyak kemasan bekas dikelola dan didaur ulang bertanggung jawab.

Dari sisi bisnis, program tersebut memperkuat pengalaman berbelanja dan loyalitas pelanggan terhadap produk PZ Cussons. Aktivitas belanja, apresiasi pelanggan, dan pengumpulan kemasan dihubungkan agar manfaatnya saling mendukung. Ritel, produsen, dan mitra pengumpulan berada dalam satu rantai yang menjaga kepercayaan konsumen.

Mereka berharap program memperluas keterlibatan masyarakat, meningkatkan kesadaran pengelolaan kemasan bekas, serta mendorong kolaborasi konsisten. Perubahan tidak selalu dimulai dari langkah besar. Membawa kemasan bekas saat berbelanja menjadi langkah sederhana untuk membangun kebiasaan bertanggung jawab ketika banyak pihak bergerak bersama.

You may also like

Leave a Comment