Beranda » Golda Aren Latte, Jawaban bagi Peminum Kopi yang Ogah Minuman Kemasan Terlalu Manis

Golda Aren Latte, Jawaban bagi Peminum Kopi yang Ogah Minuman Kemasan Terlalu Manis

by Feisal H. Ryan

HarianBisnis.id- Antrean kopi susu gula aren di kedai kini punya jalan pintas. WINGS Food meluncurkan GOLDA Coffee Aren Latte, varian ketiga GOLDA Coffee, dalam kemasan 200 ml seharga Rp3.500. Produk siap minum ini mulai beredar pekan ini di minimarket, supermarket, dan kanal daring resmi.

Perubahan itu bukan tanpa alasan. International Coffee Organization mencatat tingkat konsumsi kopi Indonesia tumbuh 50,02 persen dalam sepuluh tahun terakhir. Euromonitor menyebut kafe lokal tumbuh 16 persen per tahun. Riset Point of Interest bahkan menempatkan Indonesia di peringkat pertama dunia dengan total 461.991 kedai kopi sepanjang 2025.

Di tengah persaingan itu, GOLDA sudah lebih dulu menguasai pasar. Brian Hartono, Senior Brand Manager GOLDA Coffee, menyebut pangsa pasar produknya melampaui 30 persen lewat dua varian, Dolce Latte dan Cappuccino. Data Nielsen menunjukkan pertumbuhan GOLDA dua kali lipat pertumbuhan pasar kopi botol siap minum di Indonesia.

Riset internal WINGS Food mengungkap satu celah yang belum tergarap. Peminum kopi Indonesia menginginkan rasa yang lebih nendang, sekaligus menghindari produk siap minum yang terlalu manis maupun terlalu milky. Mereka menyebutnya real coffee presence, karakter yang menurut perusahaan belum hadir di rak kopi kemasan Indonesia sejauh ini.

Fenomena itulah yang mendorong lahirnya varian ketiga. Kopi susu gula aren yang menjadi menu langganan di kedai kini diterjemahkan ke dalam botol, dengan tambahan kepraktisan dan higienitas. Brian Hartono menyebut GOLDA Coffee Aren Latte dirancang menyeimbangkan kopi kuat dan creamy indulgence dalam satu botol praktis 200 ml.

Kualitasnya dibangun dari hulu. Biji Arabika dan Robusta pilihan dipadukan untuk menghasilkan karakter rasa yang seimbang dan kaya. Proses Gold Signature Coffee Roast menjaga konsistensi, sebelum gula aren lembut ditambahkan sebagai penyeimbang. Kopi tetap selalu menjadi bintang utamanya, bukan sekadar pelengkap aroma di balik manisnya.

Di meja peluncuran di Jakarta, Laissti, influencer dan coffee enthusiast, menuturkan pengalamannya. Ia menyebut rasa varian ini pas memuaskan craving kopi tanpa berlebihan. Disajikan dingin, menurutnya creamy-nya terasa, karakter kopinya tetap strong, dan momen itu cukup menjadi self-reward harian yang tidak menuntut biaya besar bagi banyak orang.

Yang membuatnya berbeda bukan hanya rasa. Luas jangkauan distribusi WINGS Food membuat produk ini hadir sampai kota kecil, tempat kedai kopi kekinian belum tentu singgah. Laissti mengaku tetap bisa menikmati racikan ala coffee shop saat bepergian ke daerah, karena botolnya tersedia di minimarket, supermarket, dan toko daring.

Perjalanan GOLDA dimulai pada 2018 lewat Dolce Latte, berlanjut dengan Cappuccino pada 2022. Kini Aren Latte melengkapi portofolio itu di Tanah Air. Brian menegaskan posisi GOLDA sebagai pintu masuk anak muda ke dunia kopi, dengan varian berkarakter flavour indulger yang ramah bagi peminum pemula tanpa mengorbankan kualitas.

Semangat Get More Out of Life with Golda menjadi penutup keterangan perusahaan. WINGS Food berjanji menjaga harga tetap terjangkau tanpa mengompromikan kualitas dan aksesibilitas. GOLDA Coffee Aren Latte dijual Rp3.500 per botol, dan informasi lanjutan bisa diakses melalui akun Instagram @golda.id. Kopinya enak, lembut arennya, dan tersedia di mana-mana.

You may also like

Leave a Comment