HarianBisnis.id-Angin berembus bagi industri makanan dan minuman Indonesia. Pertumbuhan ekonomi 5,61 persen pada kuartal I 2026 menjadi momentum, sementara sektor makanan dan minuman tumbuh 7,04 persen. Badan Pusat Statistik mencatat permintaan Ramadan-Idulfitri, produksi beras, serta ekspor CPO dan CPKO menopang.
Menjawab peluang itu, Krista Exhibitions menggelar KRISTA InterFOOD 2026 di NICE PIK 2 pada 28 Oktober 2026. Memasuki penyelenggaraan ke-27, pameran ini mempertemukan produsen, pemasok, distributor, importir, pembeli, dan profesional F&B dari Indonesia serta berbagai negara dalam ruang bisnis strategis.
Skala pameran lebih besar dengan menempati 11 hall seluas 60.000 meter persegi. Sebanyak 1.100 peserta hadir, termasuk 100 UMKM dari 16 negara. Paviliun Amerika Serikat, China, dan Thailand membawa 70 peserta, sementara target pengunjung profesional mencapai 95.000 dari 30 negara.
KRISTA InterFOOD 2026 digelar bersamaan dengan Seafood Show Asia Expo dan ALL Indonesia Cooltech Expo. Ketiga pameran saling melengkapi, mulai dari hasil laut, produk perikanan, teknologi pendinginan, hingga solusi rantai dingin yang menjaga kualitas, kesegaran produk dari produksi sampai distribusi.
CEO Krista Exhibitions, Daud D. Salim, menyebut pameran ini platform strategis untuk memperluas jaringan perdagangan dan memperkuat daya saing F&B Indonesia di pasar global. Lebih dari 40 program disiapkan, mencakup kompetisi internasional, seminar, talkshow, dan business matching demi kemitraan berkelanjutan.
Program Indonesia Food Innovation 2026 edisi Intermediate Product menjadi wadah Kementerian Perindustrian meningkatkan daya saing IKM pangan lewat produk antara berbasis sumber daya lokal. Ajang itu memperkenalkan produk kepada distributor, pembeli profesional, investor, dan mitra industri, sekaligus membuka akses internasional.
Kompetisi kuliner menjadi magnet. La Cuisine Cooking Competition 2026 bersama ACP Indonesia menghadirkan 1.100 chef, berpadu Global Chef Championship 2026. Kompetisi kopi ICAB dan KIROC serta Gelato World Tour 2026 bersama APCA memberi ruang profesional menunjukkan kreativitas, teknik, inovasi rasa.
Sektor hospitality mendapat panggung melalui program IFBEC, mulai Table Setting hingga IFBEC MIXCRAFT Final. Seminar industri memperkaya wawasan pelaku bersama GAPMMI, IKABOGA, APSKI, INTROSEA, ASTRULI, ARLI, dan ARTI yang membahas strategi pasar, registrasi produk, serta nilai tambah rumput laut tropis.
Business matching mempertemukan peserta dengan calon mitra dan pembeli, termasuk bersama IKABOGA, BKPM, GAPMMI, AP5I, APRINDO, Thailand Pavilion, APFFI, Kemendag, BPOM, dan BPJPH. Dukungan kementerian dan asosiasi industri memperkuat posisi pameran sebagai simpul kolaborasi lintas sektor bagi pertumbuhan ekonomi nasional.
KRISTA InterFOOD 2026 mengundang pelaku bisnis, produsen, distributor, importir, retailer, pemilik usaha, dan pembeli profesional memanfaatkan pameran sebagai peluang strategis. Registrasi melalui https://register.kristaonline.com/visitor/kristainterfood dengan tiket Rp250.000 untuk akses empat hari pameran, sekaligus membuka jalan menuju kemitraan dan inovasi produk baru.
