HarianBisnis.id-Zwitsal kembali meluncurkan program edukasi “Posyandu Zwitsal” pada tahun 2025.
Kali ini, Zwitsal berkolaborasi dengan Alfamidi untuk memperluas cakupan edukasi kulit bayi.
Program ini menyasar ibu dan anak di berbagai kota selama Juli–Agustus 2025.
Selanjutnya, Zwitsal menyampaikan edukasi daring kepada lebih dari 30 juta ibu.
Zwitsal juga membuka layanan konsultasi kulit gratis melalui platform digital.
Niken Kinanti Suryanto menegaskan komitmen Zwitsal selama lima dekade mendampingi ibu.
Zwitsal terus merilis produk aman yang sesuai untuk kulit bayi sejak lahir.
Mereka konsisten menyebarkan edukasi kulit lewat kampanye dan program tahunan.
Kulit bayi lebih tipis dibanding kulit orang dewasa, sehingga sangat rentan.
Karena kelembapan mudah hilang, kulit bayi lebih rawan iritasi dan ruam.
dr. Andina menyoroti rendahnya perhatian orang tua terhadap kulit anak.
Orang tua sering mengira tangisan anak hanya karena masalah gizi.
Padahal, gangguan tidur dan makan bisa berasal dari iritasi kulit.
Kesadaran rendah ini turut menyumbang tingginya angka kematian bayi.
Masalah kulit menjadi penyebab kematian balita ketiga terbesar secara global.
Orang tua perlu memahami cara merawat kulit bayi secara tepat.
Zwitsal menggandeng IBI dan RSCM mengembangkan panduan “4 Langkah AKSI”.
Mereka mendorong orang tua mengecek kulit bayi sebulan sekali di empat area.
Zwitsal mengajak ibu memeriksa kepala, pipi, lipatan, dan area popok secara rutin.
Jika muncul kemerahan atau ruam, segera konsultasikan ke tenaga medis.
Zwitsal mulai menjalankan program ini sejak 2023 dan terus memperluas jangkauan.
Selama dua tahun, mereka telah menjangkau ribuan ibu dan jutaan pengguna digital.
Tahun ini, Zwitsal dan Alfamidi menyuguhkan edukasi langsung dari tenaga ahli.
Retriantina dari Alfamidi mendukung kerja sama demi kesehatan anak-anak Indonesia.
Alfamidi menjalankan program “Edukasi Keluarga Balita” di seluruh gerainya.
Mereka telah mengedukasi lebih dari 7.000 keluarga balita di Indonesia.
Tahun 2025, Alfamidi menargetkan menjangkau 15.000 keluarga balita.
Mereka menjalankan edukasi kulit anak secara rutin tiap bulan di toko.
Zwitsal menyediakan layanan “Konsultasi Happy Skin” via WhatsApp tanpa biaya.
Sabrina Anggraini terbantu karena bisa belajar sambil berbelanja kebutuhan anak.
Ia kini lebih paham pentingnya menjaga kulit putrinya, Launa.
Menurutnya, langkah AKSI membantu mengenali masalah kulit anak sejak dini.
Sabrina menyambut baik layanan konsultasi daring yang sangat praktis.
Zwitsal akan terus menggandeng berbagai pihak untuk menyebarkan kesadaran ini.
Niken menutup acara dengan ajakan menjaga kulit sehat demi generasi masa depan.
