HarianBisnis.id-Bagi masyarakat Indonesia yang tinggal di kawasan tropis, panas terik bukan sekadar gangguan biasa. Ketika mobil terparkir di bawah sengatan matahari atau terjebak kemacetan di tengah kota, suhu di dalam kabin kerap melonjak menjadi tidak nyaman. Punggung yang berkeringat menempel di jok kulit, paha yang panas karena gesekan, dan rasa gerah yang tak kunjung hilang menjadi keluhan klasik pengendara di negeri ini.
Menjawab tantangan tersebut, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) resmi menghadirkan pembaruan pada SUV andalannya, Grand Vitara. Kini, mobil tangguh ini dilengkapi dengan fitur ventilated seat pada kursi baris depan, sebuah terobosan yang dirancang khusus untuk memberikan kesejukan langsung ke tubuh pengendara dan penumpang.
Donny Saputra, Deputy 4W Sales & Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), menjelaskan bahwa penambahan fitur ini bukan sekadar gimmick, melainkan respons nyata terhadap kebutuhan pengguna di iklim tropis.
“Pelanggan bisa merasakan manfaatnya secara langsung di tubuh. Dengan demikian, perjalanan jarak jauh akan jadi lebih nyaman. Kami ingin menghadirkan fitur yang tepat guna dan berdampak langsung pada kenyamanan berkendara,” ujar Donny dalam keterangan resminya.
Berbeda dengan pendingin udara (AC) yang bekerja mendinginkan seluruh ruang kabin dari arah depan, ventilated seat pada Grand Vitara bekerja dengan pendekatan yang lebih personal. Fitur ini menghisap udara dari dalam kabin melalui permukaan kursi, sekaligus menyedot hawa panas yang dikeluarkan tubuh penumpang. Hasilnya, sensasi sejuk langsung terasa di area punggung dan paha, bagian tubuh yang paling lama bersentuhan dengan jok.
“Jika AC bekerja dari arah depan, maka ventilated seat menyempurnakannya dengan menghadirkan kesejukan langsung pada bagian tubuh yang bersentuhan dengan kursi. Teknologi ini sangat relevan untuk membantu mengurangi rasa gerah, terutama saat cuaca sedang terik,” tambah Donny.
Cara mengaktifkan fitur ini pun tergolong mudah. Pengguna cukup menekan tombol ventilated seat yang terletak di area konsol tengah, lalu memilih tingkat sirkulasi udara sesuai preferensi, mulai dari tinggi, sedang, hingga rendah. Sistem kemudian akan menghisap udara panas melalui lubang ventilasi kecil pada permukaan bantalan dan sandaran kursi depan.
Keunggulan lain yang membuat fitur ini istimewa adalah kemampuannya untuk tetap beroperasi meskipun mesin dalam kondisi engine auto-stop aktif. Pada SUV berteknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS), sistem efisiensi bahan bakar akan mematikan mesin sejenak saat kendaraan berhenti, misalnya di lampu merah atau kemacetan. Namun, pasokan listrik untuk ventilated seat tetap terjaga, sehingga pengendara dan penumpang tetap bisa merasakan kesejukan tanpa gangguan.
Inovasi ini menjadi nilai tambah bagi Grand Vitara yang selama ini dikenal sebagai SUV kompak tangguh dengan performa mumpuni. Suzuki tampaknya tidak hanya ingin menyediakan kendaraan yang kuat di segala medan, tetapi juga menjadi ruang personal yang nyaman bagi penggunanya, bahkan di tengah situasi lalu lintas yang paling padat sekalipun.
“Peningkatan ini dapat membuat pelanggan betah berlama-lama dalam Grand Vitara. Dalam arti benar-benar menikmati perjalanan meskipun durasinya panjang. Fokus kepuasan pengguna seperti inilah yang menjadi perhatian bagi kami di Suzuki,” tutup Donny.
Dengan hadirnya ventilated seat, Suzuki Grand Vitara tidak hanya menawarkan ketangguhan di jalanan Indonesia, tetapi juga kenyamanan yang membalut setiap perjalanan. Sebab, di negara tropis seperti Indonesia, kesejukan bukan lagi kemewahan, melainkan kebutuhan yang harus dihadirkan.
