Beranda » Indosat dan Arsari Group Luncurkan IFT, Platform Fiber Digital Independen untuk Percepat Konektivitas Nasional

Indosat dan Arsari Group Luncurkan IFT, Platform Fiber Digital Independen untuk Percepat Konektivitas Nasional

by Maria Atun

HarianBisnis.id-PT Infra Fiber Teknologi (IFT) resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur fiber digital independen terdepan di Indonesia. Hasil kemitraan strategis antara Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) dan Arsari Group ini hadir untuk memperkuat tulang punggung konektivitas nasional sekaligus mendukung kesiapan Indonesia memasuki era kecerdasan artifisial (AI).

Peluncuran IFT pada Kamis (2/7) di Jakarta menandai rampungnya transaksi strategis yang diawali dengan penandatanganan Perjanjian Investasi pada Desember 2025. Dalam transaksi ini, Indosat dan PT Aplikanusa Lintasarta mengalihkan kepemilikan saham mereka di IFT kepada PT Nusantara Fiber Teknologi (NFT), platform investasi milik Arsari Group. Setelah rampungnya transaksi, Indosat dan Lintasarta secara kolektif memiliki 49,9 persen saham di NFT.

Sebagai platform independen dengan model bisnis open access, IFT akan mengelola lebih dari 86.000 kilometer jaringan fiber yang mencakup jaringan backbone, kabel bawah laut domestik, serta jaringan akses. Komposisi jaringan ini mencakup sekitar 45 persen di Pulau Jawa dan 55 persen di luar Jawa, menempatkan IFT pada posisi strategis untuk mendukung konektivitas digital yang lebih inklusif dan merata di seluruh Indonesia.

Deputy CEO & COO Arsari Group, Aryo P.S. Djojohadikusumo, menegaskan bahwa kehadiran IFT membawa tanggung jawab besar dalam mewujudkan pemerataan kesempatan bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Daya saing sebuah bangsa hanya dapat terwujud apabila seluruh lapisan masyarakat memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang. Para pemimpin yang kini mengemban amanah di IFT membawa tanggung jawab tersebut. Kami menghadirkan pemimpin yang tidak hanya memahami bagaimana membangun dan mengelola infrastruktur dalam skala besar, tetapi juga memahami mengapa hal itu penting bagi masyarakat yang terhubung, bagi dunia usaha yang diberdayakan, serta bagi posisi Indonesia dalam perekonomian digital di masa depan,” ujar Aryo.

President Director and Chief Executive Officer Indosat, Vikram Sinha, menyampaikan bahwa kehadiran IFT merupakan perwujudan dari tujuan utama Indosat untuk memberdayakan seluruh masyarakat Indonesia melalui teknologi.

“Dengan menghadirkan infrastruktur fiber kelas dunia melalui platform independen berbasis open access yang dipimpin para ahli di industrinya, kami ingin memastikan manfaat AI, cloud, dan layanan digital generasi berikutnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh seluruh masyarakat. Inilah bentuk teknologi bagi semuanya,” kata Vikram.

Dari transaksi ini, Indosat Group memperoleh dana bruto sekitar Rp11,7 triliun. Dana tersebut akan dialokasikan untuk memperkuat investasi pada bisnis inti perusahaan, termasuk pengembangan konektivitas, percepatan implementasi jaringan 5G, serta pengembangan layanan digital

You may also like

Leave a Comment