Beranda » Fesyen dan Seni Rupa Bertaut: Purana Gelar Trunk Show Lukisan Bergerak
Ramadan 2026: Purana Sajikan Kolejaan Resort dari Lukisan yang "Hidup".(Doc)

Fesyen dan Seni Rupa Bertaut: Purana Gelar Trunk Show Lukisan Bergerak

by Feisal

HarianBisnis.id-Puluhan lukisan maestro surealis Sutjipto Adi seolah memutuskan untuk turun dari bingkai dan berjalan di atas catwalk. Di lantai Sarinah Thamrin, Jakarta, Selasa (25/2) sore, mahakarya yang biasanya diam membisu di galeri itu justru membalut tubuh para model dalam peragaan busana yang tak lazim.

Bukan sekadar peragaan busana biasa, jenama fesyen Purana meluncurkan koleksi Ramadan Resort 2026 dengan konsep yang menggabungkan pameran seni rupa dan fashion show dalam satu ruang. Sebelas koleksi resort wear hadir dengan motif lukisan Sutjipto—mulai dari aliran sungai bintang kosmis dalam Milky Way, keheningan Spaced Indigo, hingga pancaran energi Luminance—semuanya dijahit dan dicetak menjadi busana yang “memeluk” pemakainya.

“Ini adalah perwujudan paling puitis dari visi kami sejak awal, yaitu Livable Art—seni yang tak hanya indah dipandang di dinding, tetapi juga bisa dikenakan dan menyatu dalam keseharian,” ujar CEO Purana, Andarina Soemarno, di sela-sela acara.

Dialog Lintas Generasi di Sarinah: Lukisan Surealis Kini Bisa Dikenakan.(Doc)

Dialog Lintas Generasi di Sarinah: Lukisan Surealis Kini Bisa Dikenakan.(Doc)

Kolaborasi ini lahir dari dialog lintas generasi yang intens. Maritza Putri, Lead Designer Purana, mewakili energi muda, sementara Sutjipto Adi membawa kedalaman filosofis dengan ciri khas surealisme fotorealistik yang telah malang melintang puluhan tahun di jagat seni rupa Indonesia. Perpaduan itu melahirkan potongan busana yang longgar, nyaman, namun sarat makna spiritual.

Momen paling mengharukan datang saat Sutjipto Adi sendiri hadir dalam sesi talkshow. Matanya berbinar ketika menyaksikan lukisannya “bergerak” mengikuti ritme langkah para model.

Bukan Sekadar Pameran, Purana "Memeluk" Mahakarya Sutjipto Adi ke Ranah Fesyen.(Doc)

Bukan Sekadar Pameran, Purana “Memeluk” Mahakarya Sutjipto Adi ke Ranah Fesyen.(Doc)

“Selama puluhan tahun, karya saya hanya hidup dalam keheningan galeri. Hari ini, kanvas-kanvas itu diberi roh baru—berjalan, bergerak, berdetak seiring jantung pemakainya. Melihat alam semesta yang saya ciptakan kini memeluk tubuh manusia, saya sadar bahwa karya seni tak pernah benar-benar selesai hingga ia menyatu dengan kehidupan,” tuturnya penuh haru.

Setelah pertunjukan, para tamu dan pengunjung Sarinah dipersilakan menyentuh, mencoba, bahkan membawa pulang koleksi ini di Area Pop-Up Purana. Koleksi yang dibanderol mulai Rp1,5 juta ini tersedia selama Ramadhan di Sarinah dan kanal daring Purana. Sebagai penawaran spesial, pelanggan yang membeli minimal dua busana mendapatkan Exclusive Pouch.

Aktivasi bergengsi ini turut didukung Sarinah, MARIO MINARDI, SHADDY, PAC by Martha Tilaar, Qiqi Franky & Team, KALEA Engagement Managed by JIM, D.models Management, serta Abang None Jakarta.

Dengan kolaborasi ini, Purana tak sekadar menjual busana. Mereka menawarkan pengalaman: bahwa seni bisa hadir dalam pelukan hangat, indah dilihat, nyaman dikenakan, dan bermakna di hati.

You may also like

Leave a Comment