HarianBisnis.id-Persoalan sampah plastik di Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah besar. Namun, sebuah inisiatif baru coba menawarkan solusi dengan memulainya dari hal terkecil: kebiasaan mencuci di rumah tangga. WINGS Group Indonesia melalui merek detergen SoSoft meluncurkan kampanye #AlamiSoSoftUntukBumi, sebuah gerakan yang mengajak konsumen tidak hanya memilih produk ramah lingkungan, tetapi juga aktif mendaur ulang kemasannya.
Sebagai wujud nyata, SoSoft bersama perusahaan rintisan pengelola sampah berbasis teknologi, Rekosistem, meresmikan waste station (stasiun pengumpulan sampah) di kompleks Sekolah Al-Irsyad Satya, Kota Baru Parahyangan (KBP), Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (16/2/2026). Lokasi ini dipilih karena strategis dan mudah dijangkau warga sekitar, sehingga diharapkan mampu mendorong partisipasi aktif masyarakat.
Dua Langkah Sederhana untuk Bumi
Head of Fabric Care Category WINGS Group Indonesia, Anastasia Pamela, menjelaskan bahwa kampanye ini berangkat dari keprihatinan terhadap masih belum optimalnya pemilahan sampah organik dan anorganik di tingkat rumah tangga. Padahal, banyak kemasan anorganik yang sebenarnya memiliki nilai ekonomi jika didaur ulang.
“Melalui kampanye #AlamiSoSoftUntukBumi, SoSoft ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap bumi bisa dimulai dari kebiasaan sehari-hari, mulai dari kegiatan domestik seperti mencuci. Pilihan sederhana seperti menggunakan detergen berbahan aktif tumbuhan dan mendaur ulang kemasan bisa membawa dampak besar bagi masa depan lingkungan kita,” ujar Pamela.
SoSoft sendiri merupakan detergen dengan formulasi berbahan aktif dari tumbuhan yang mudah terurai dan tidak mengandung SLS, sehingga lebih ramah lingkungan. Ini adalah langkah pertama yang disebut sebagai “Pilih Detergen Tumbuhan”. Langkah kedua adalah “Daur Ulang Kemasan”, di mana masyarakat diajak menyetorkan sampah plastik kemasan ke fasilitas daur ulang terdekat.
Setor Sampah, Dapat Poin
Agar gerakan ini berkelanjutan, SoSoft dan Rekosistem memberikan insentif berupa Rekopoin bagi masyarakat yang menyetorkan kemasan kosong SoSoft di seluruh jaringan waste station Rekosistem. Rinciannya:
100 Rekopoin untuk 1 botol kosong SoSoft
50 Rekopoin untuk 1 pouch ukuran 360ml & 700ml
5 Rekopoin untuk 1 sachet ukuran 40ml
Poin tersebut dapat dikumpulkan dan ditukarkan dengan berbagai keuntungan menarik melalui aplikasi Rekosistem. Dengan mekanisme ini, masyarakat tidak hanya berkontribusi pada lingkungan, tetapi juga mendapatkan imbalan langsung.
Target 16 Ton Sampah per Tahun
Waste station kolaborasi SoSoft dan Rekosistem menargetkan pengumpulan hingga 16 ton sampah rumah tangga dalam satu tahun. Sampah yang terkumpul akan didaur ulang menjadi produk bernilai guna, sehingga benar-benar memberikan dampak sirkular.
Zaenudin, Asisten Manager Sanitasi dan Transportasi Kota Baru Parahyangan, menyambut positif inisiatif ini. “Fasilitas ini sejalan dengan komitmen kami dalam menyediakan lingkungan yang mendukung gaya hidup berkelanjutan bagi warga. Dengan lokasi yang mudah diakses, kami berharap inisiatif ini dapat mendorong partisipasi aktif warga KBP dan sekitarnya untuk memilah sampah dari rumah,” ujarnya.
Ernest Layman, CEO & Co-Founder Rekosistem, menambahkan bahwa kolaborasi ini menunjukkan bahwa perubahan dapat dimulai dari kebiasaan sehari-hari. “Mulai dari mencuci pakaian hingga pengelolaan sampah kemasan secara bertanggung jawab. Kami berharap kampanye ini dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian bumi,” tutupnya.
Ke depan, SoSoft berencana menghadirkan waste station serupa di kota-kota lain di Indonesia, memperluas dampak kampanye #AlamiSoSoftUntukBumi. Sebuah langkah kecil dari ruang cuci, untuk masa depan bumi yang lebih besar.
