HarianBisnis.id-Pameran otomotif GIIAS 2025 resmi digelar di ICE BSD, Tangerang, pada 24 Juli–3 Agustus 2025. Pertamina turut ambil bagian lewat booth bertema “Energizing The Acceleration” di Hall 6.
Tema ini menggambarkan komitmen Pertamina dalam mempercepat transformasi energi nasional. Sejalan dengan visi GIIAS 2025, yakni “Empowering the Future”, Pertamina menegaskan perannya sebagai pionir energi masa depan.
VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menjelaskan strategi Dual Growth sebagai arah bisnis perusahaan. Strategi pertama fokus menjaga ketahanan energi lewat distribusi produk BBM unggulan seperti Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamina Dex.
Sementara strategi kedua menargetkan pengembangan energi rendah karbon. Produk hijau seperti Pertamax Green dan inovasi Green Energy Station jadi sorotan di booth Pertamina.
“Dua strategi ini dijalankan secara paralel. Kami amankan energi hari ini, sambil siapkan energi masa depan,” ujar Fadjar.
Booth Pertamina juga hadir sebagai wahana edukatif dan hiburan. Pengunjung diajak menyusuri MyPertamina Integrated Journey Booth untuk pengalaman digital menyeluruh.
Ada simulator MotoGP lewat Pertamax Turbo x Enduro Sprint Challenge, serta Fastron Screen Challenge yang menawarkan balapan mobil virtual. Sepuluh peserta tercepat berpeluang membawa pulang hadiah menarik, termasuk tiket nonton MotoGP Mandalika.
Tak hanya itu, pengunjung juga berkesempatan bertemu langsung dengan pembalap tim Pertamina Enduro VR46 di Mandalika.
Keseruan lain di booth termasuk wahana RC, zona sustainability, hingga koleksi merchandise eksklusif MotoGP. Semua aktivitas terintegrasi dengan aplikasi MyPertamina untuk pengalaman yang lebih lengkap.
Pertamina juga menggelar lomba konten media sosial berhadiah. Keikutsertaan mereka di GIIAS 2025 menjadi bentuk apresiasi atas kepercayaan masyarakat.
“Ini bukti nyata komitmen kami dalam mendukung transisi energi dan target net zero emission 2060,” kata Heppy Wulansari, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga.
Langkah tersebut sejalan dengan prinsip ESG dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) global.
