Beranda » Kendaraan Rakitan Lokal Suzuki Sumbang 81% dari Seluruh Unit Terjual

Kendaraan Rakitan Lokal Suzuki Sumbang 81% dari Seluruh Unit Terjual

by Umar Haris

HarianBisnis.id-Suzuki mencatat lonjakan menggembirakan dalam penjualan ritel mobil baru-baru ini.

Sebagai langkah awal, kendaraan rakitan lokal menyumbang sekitar 81% dari seluruh unit yang terjual.

New Carry, XL7, Ertiga, serta APV secara konsisten memimpin angka penjualan utama.

Pencapaian ini menegaskan komitmen Suzuki dalam mendukung industri otomotif nasional.

Suzuki turut memperkuat daya saing sektor manufaktur lewat produk dalam negeri.

Selain itu, perusahaan mendorong pertumbuhan ekonomi otomotif yang berkelanjutan.

Menurut Randy R. Murdoko, hasil ini mencerminkan kepercayaan konsumen terhadap buatan lokal.

Ribuan tenaga kerja domestik berperan besar dalam produksi dan distribusi kendaraan Suzuki.

Ratusan mitra rantai pasok juga membantu dominasi unit rakitan dalam negeri.

Secara bulanan, penjualan ritel Suzuki meningkat 11% dibanding bulan sebelumnya.

New Carry mencetak penjualan tertinggi, diikuti XL7 dan Ertiga yang stabil.

Konsumen memilih ketiga model tersebut karena irit dan tangguh.

Model-model ini ideal bagi pelaku UMKM dan keluarga muda di berbagai daerah.

Tidak hanya lokal, Suzuki juga mengekspor empat model andalan ke luar negeri.

Unit ekspor telah dikirim ke lebih dari 70 negara di berbagai benua.

Strategi ini memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat produksi global Suzuki.

Sementara itu, Suzuki juga mengembangkan layanan purnajual secara nasional.

Total 302 dealer dan 217 bengkel resmi melayani pelanggan di seluruh Indonesia.

Jaringan ini tidak sekadar melayani, tapi juga menggairahkan ekonomi lokal.

Suzuki menciptakan lapangan kerja dan mengembangkan potensi SDM daerah.

Usaha kecil menjadi kontributor utama dalam penjualan kendaraan niaga Suzuki.

Mereka membutuhkan kendaraan hemat, kuat, dan sesuai medan operasional.

New Carry memenuhi kebutuhan itu dan menyumbang 55% dari total penjualan Suzuki.

 

 

 

 

 

You may also like

Leave a Comment