Beranda » The All-Electric ID. Buzz, BEV Pertama Volkswagen Siap Dipasarkan di Indonesia

The All-Electric ID. Buzz, BEV Pertama Volkswagen Siap Dipasarkan di Indonesia

by Luds

HarianBisnis.id-Volkswagen’s Heritage bertujuan untuk memperlihatkan “legacy” Volkswagen di Indonesia yang sudah melegenda sejak akhir tahun 1950-an di Indonesia.

PT Garuda Mataram Motor (GMM) selaku Agen Pemegang Merek (APM) Volkswagen (VW) di Indonesia, meluncurkan The All-Electric ID. Buzz sebagai salah satu MPV premium keluarga berteknologi EV yang paling canggih dan ikonik.

Dengan inovasi teknologi dan desain yang terinspirasi dari legenda VW T1 yang juga dikenal sebagai VW Dakota di Indonesia, The All-Electric ID. Buzz mendefiniskan ikon baru dari sebuah MPV mewah di Indonesia. Menyusul model berkapasitas 6 penumpang, varian the All-Electric ID. Buzz dengan wheelbase lebih panjang juga berkapasitas 6 penumpang dengan kapasitas bagasi yang lebih luas akan mulai dipasarkan pada minggu kedua bulan November tahun ini.

“The All-Electric ID. Buzz merupakan langkah pertama Volkswagen dalam merespon perkembangan mobil listrik di Indonesia. Dan kami memilih model ini sebagai mobil pertama kami memasuki era elektrifikasi sekaligus menunjukkan komitmen kami untuk menggarap pasar BEV di tanah air dengan lebih serius,” ujar Badawi Marhasan, Head of Sales Volkswagen Indonesia.
“The All-Electric ID. Buzz mengadopsi berbagai teknologi terdepan yang identik dengan Jerman yang sangat dikenal sebagai sebuah negara produsen kendaraan bermotor yang selalu mengedepankan teknologi keamanan dan kenyamanan tingkat tinggi selama lebih dari 100 tahun. Kami berharap, kehadiran The All-Electric ID. Buzz nanti akan menjadi bukti komitmen jangka panjang Volkswagen dalam pasar otomotif di Indonesia serta merupakan dukungan kami terhadap program pemerintah untuk mencapai mobilitas bebas emisi,” tambahnya.
The All-Electric ID. Buzz merupakan penerus dari generasi microbus Volkswagen di Indonesia sejak kehadiran VW Type 2 (T1) pertama kalinya di tahun 1950-an, yang kemudian dilanjutkan oleh T2 (Kombi) pada akhir 1960-an hingga pertengahan 1980-an.

You may also like

Leave a Comment