Beranda » Pahlawan Cilik Bijak Air, Program Kolaborasi Danone Indonesia bersama Mitra

Pahlawan Cilik Bijak Air, Program Kolaborasi Danone Indonesia bersama Mitra

by Luds

HarianBisnis.id-Berkomitmen untuk terlibat aktif dalam upaya pelestarian sumber daya air, Danone Indonesia bersama Program Studi Teknik Lingkungan, Departemen Teknik Sipil,
Fakultas Teknik, Universitas Indonesia dan Sekolah.mu mengembangkan program edukasi air bagi siswa Sekolah Dasar (SD) bertema Pahlawan Cilik Bijak Air. Untuk itu, Danone Indonesia bersama mitra
menyelenggarakan sosialisasi program edukasi “Pahlawan Cilik Bijak Air” dan pembukaan pelatihan guru
dalam bentuk Training of Trainers (ToT) gelombang pertama hari ini di Restoran KAUM, Jakarta. Program
edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan mendorong aksi perubahan sejak usia anakanak.
Karyanto Wibowo, Direktur Sustainable Development Danone Indonesia menyatakan, “Sejalan
dengan strategi keberlanjutan perusahaan, Danone Impact Journey, Danone Indonesia berkomitmen
menyediakan produk berkualitas untuk menghadirkan kesehatan bagi masyarakat Indonesia sekaligus
memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan di Indonesia. Salah satu wujud komitmen
tersebut adalah melakukan aksi kolaboratif dengan sejumlah mitra untuk melestarikan sumber daya air.
Kali ini, komitmen tersebut kami wujudkan melalui kolaborasi bersama Universitas Indonesia dan
Sekolah.mu, mengembangkan program edukasi air bertajuk Pahlawan Cilik Bijak Air.”
Dr. Cindy Rianti Priadi, Kepala Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Indonesia (TL
UI) mengatakan program edukasi Pahlawan Cilik Bijak Air berangkat dari kenyataan bahwa ketersediaan,
kualitas, dan kesinambungan air merupakan salah satu tantangan besar di Indonesia. Berdasarkan laporan
USAID pada tahun 2021, permintaan air saat ini sudah melebihi pasokan air. Di Sumatera, Kalimantan, dan
Sulawesi, sumur-sumur kering lebih awal pada musim kemarau (USAID, 2021). Krisis air ini tidak hanya
mempengaruhi kebutuhan air sehari-hari, tetapi juga mempengaruhi berbagai sektor lain, misalnya sektor
pertanian, di mana 17% produksi beras Indonesia terganggu. Belum lagi perubahan iklim berkontribusi
pada peningkatan frekuensi, intensitas dan durasi bencana air, tidak hanya kekeringan, tapi juga banjir
dan kenaikan muka air laut.
Selain tantangan terkait kuantitas air, pencemaran air juga menjadi permasalahan yang luar biasa. Hal ini
tercermin pada 59% badan air di Indonesia sudah tercemar polusi akibat pembuangan limbah industri dan
rumah tangga. Hal ini tentunya berdampak pada akses air masyarakat yang semakin sulit. “Dengan semua
permasalahan air yang ada, sudah semakin nyata bahwa air bukanlah sumber daya tak terbatas. Teknik
Lingkungan UI turut berperan aktif dalam menghadirkan pemahaman menyeluruh dan mendorong
perubahan perilaku semua pihak, termasuk anak-anak sebagai pahlawan cilik. Untuk itu, kolaborasi multi
pihak menjadi kunci untuk menghadirkan perubahan perilaku ini. Selain itu, peningkatan literasi sejak usia
dini juga menjadi bentuk kolaborasi TL UI yang strategis dengan Danone Indonesia dan Sekolah.mu untuk
meningkatkan upaya pelestarian sumber daya air dan merawat kehidupan di muka bumi,” kata Dr. Cindy.
Program “Pahlawan Cilik Bijak Air” menggandeng guru-guru tingkat SD dan melibatkan anak-anak usia SD
dalam serangkaian kegiatan edukasi yang berlangsung dari September 2023 hingga Maret 2024. Berfokus
pada pemahaman komprehensif tentang air, program ini akan mencakup berbagai aspek, diantaranya
manfaat air, karakteristik air, sirkulasi air, permasalahan air hingga solusi atas permasalahan yang ada saat
ini. Saat ini juga telah dilakukan kegiatan uji coba dalam bentuk kelas eksperimen sains yang menawarkan Pahlawan Cilik Bijak Air, Program Kolaborasi Danone Indonesia bersama
Mitra Dorong Anak Beraksi untuk Melestarikan Sumber Daya Air
Jakarta, 2 Oktober 2023 – Berkomitmen untuk terlibat aktif dalam upaya pelestarian sumber daya air,
Danone Indonesia bersama Program Studi Teknik Lingkungan, Departemen Teknik Sipil,
Fakultas Teknik, Universitas Indonesia dan Sekolah.mu mengembangkan program edukasi air bagi
siswa Sekolah Dasar (SD) bertema Pahlawan Cilik Bijak Air. Untuk itu, Danone Indonesia bersama mitra
menyelenggarakan sosialisasi program edukasi “Pahlawan Cilik Bijak Air” dan pembukaan pelatihan guru
dalam bentuk Training of Trainers (ToT) gelombang pertama hari ini di Restoran KAUM, Jakarta. Program
edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan mendorong aksi perubahan sejak usia anakanak.
Karyanto Wibowo, Direktur Sustainable Development Danone Indonesia menyatakan, “Sejalan
dengan strategi keberlanjutan perusahaan, Danone Impact Journey, Danone Indonesia berkomitmen
menyediakan produk berkualitas untuk menghadirkan kesehatan bagi masyarakat Indonesia sekaligus
memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan di Indonesia. Salah satu wujud komitmen
tersebut adalah melakukan aksi kolaboratif dengan sejumlah mitra untuk melestarikan sumber daya air.
Kali ini, komitmen tersebut kami wujudkan melalui kolaborasi bersama Universitas Indonesia dan
Sekolah.mu, mengembangkan program edukasi air bertajuk Pahlawan Cilik Bijak Air.”
Dr. Cindy Rianti Priadi, Kepala Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Indonesia (TL
UI) mengatakan program edukasi Pahlawan Cilik Bijak Air berangkat dari kenyataan bahwa ketersediaan,
kualitas, dan kesinambungan air merupakan salah satu tantangan besar di Indonesia. Berdasarkan laporan
USAID pada tahun 2021, permintaan air saat ini sudah melebihi pasokan air. Di Sumatera, Kalimantan, dan
Sulawesi, sumur-sumur kering lebih awal pada musim kemarau (USAID, 2021). Krisis air ini tidak hanya
mempengaruhi kebutuhan air sehari-hari, tetapi juga mempengaruhi berbagai sektor lain, misalnya sektor
pertanian, di mana 17% produksi beras Indonesia terganggu. Belum lagi perubahan iklim berkontribusi
pada peningkatan frekuensi, intensitas dan durasi bencana air, tidak hanya kekeringan, tapi juga banjir
dan kenaikan muka air laut.
Selain tantangan terkait kuantitas air, pencemaran air juga menjadi permasalahan yang luar biasa. Hal ini
tercermin pada 59% badan air di Indonesia sudah tercemar polusi akibat pembuangan limbah industri dan
rumah tangga. Hal ini tentunya berdampak pada akses air masyarakat yang semakin sulit. “Dengan semua
permasalahan air yang ada, sudah semakin nyata bahwa air bukanlah sumber daya tak terbatas. Teknik
Lingkungan UI turut berperan aktif dalam menghadirkan pemahaman menyeluruh dan mendorong
perubahan perilaku semua pihak, termasuk anak-anak sebagai pahlawan cilik. Untuk itu, kolaborasi multi
pihak menjadi kunci untuk menghadirkan perubahan perilaku ini. Selain itu, peningkatan literasi sejak usia
dini juga menjadi bentuk kolaborasi TL UI yang strategis dengan Danone Indonesia dan Sekolah.mu untuk
meningkatkan upaya pelestarian sumber daya air dan merawat kehidupan di muka bumi,” kata Dr. Cindy.
Program “Pahlawan Cilik Bijak Air” menggandeng guru-guru tingkat SD dan melibatkan anak-anak usia SD
dalam serangkaian kegiatan edukasi yang berlangsung dari September 2023 hingga Maret 2024. Berfokus
pada pemahaman komprehensif tentang air, program ini akan mencakup berbagai aspek, diantaranya
manfaat air, karakteristik air, sirkulasi air, permasalahan air hingga solusi atas permasalahan yang ada saat
ini. Saat ini juga telah dilakukan kegiatan uji coba dalam bentuk kelas eksperimen sains yang menawarkan Dengan keterlibatan aktif dan program konkret seperti “Pahlawan Cilik Bijak Air”, kita tidak hanya
mengambil peran dalam pelestarian sumber daya air, tetapi juga menginspirasi serta membawa perubahan
positif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia secara nyata. Kami percaya bahwa
edukasi merupakan kunci untuk masa depan yang lebih berkelanjutan. Oleh karena itu, kami sangat bangga
dan berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan mitra dan komunitas untuk mencapai tujuan ini,” tutup
Karyanto.

You may also like

Leave a Comment