HarianBisnis.id-Jutaan umat Muslim di Malaysia kini memiliki jalan baru untuk mewujudkan impian menuju Tanah Suci. Bettr, anak perusahaan Ant International, menggandeng Muslim Pro menghadirkan solusi pembiayaan umrah berbasis syariah. Kolaborasi ini memungkinkan pengguna membayar biaya perjalanan secara bertahap.
Muslim Pro telah diunduh lebih dari 190 juta kali di seluruh dunia sebagai aplikasi gaya hidup islami terpopuler. Kini, aplikasi tersebut tidak hanya menjadi pemandu ibadah harian, tetapi juga gerbang perencanaan umrah yang lebih terintegrasi. Pengguna di Malaysia dapat mengakses layanan ini langsung dari genggaman tangan.
Solusi pembiayaan ini menerapkan skema tawarruq yang telah disetujui Masryef Advisory Sdn. Bhd., konsultan keuangan syariah. Prosesnya dijalankan oleh AS-SIDQ, platform perdagangan komoditas digital dari SEDANIA As Salam Capital yang telah dipatenkan. Nasabah dapat memilih tenor cicilan 12 hingga 24 bulan sesuai kemampuan.
Melalui aplikasi Muslim Pro, pengguna dapat memilih paket umrah dari travel agent resmi dengan pilihan standar maupun premium. Paket tersebut mencakup tiket pesawat, akomodasi, konsumsi, dan transportasi selama di Tanah Suci. Pengguna juga memiliki fleksibilitas untuk melunasi pembiayaan lebih awal tanpa penalti.
Langkah ini menjawab kebutuhan nyata masyarakat Malaysia, di mana sekitar 65 persen populasi atau 22 juta jiwa beragama Islam. Sebagian besar jamaah umrah berusia 30 hingga 50 tahun dan menjadi penopang keluarga beranggotakan dua hingga lima orang. Bagi mereka, fleksibilitas pembayaran sangat berarti.
Nafees Khundker, Group Managing Director & CEO Muslim Pro, menyatakan kebanggaannya atas kolaborasi ini. “Jutaan muslim mengandalkan Muslim Pro setiap hari. Kini, semakin banyak pula yang memanfaatkan platform kami untuk merencanakan umrah,” ujarnya. Solusi ini berlandaskan kepercayaan dan kepedulian terhadap privasi pengguna.
Quan Yu, General Manager of Bettr Credit, menegaskan komitmen perusahaan menghadirkan layanan keuangan inklusif. “Kami percaya bahwa setiap orang dapat berkembang ketika memperoleh dukungan yang tepat,” katanya. Teknologi, menurutnya, dapat menciptakan dampak positif bagi umat Muslim di Asia Tenggara.
Bettr memanfaatkan model risiko kredit yang mengutamakan privasi dan keamanan data pengguna. Pendekatan ini memungkinkan Bettr melayani lebih banyak segmen, termasuk pekerja lepas dan pelaku UMKM. Mereka yang selama ini sulit mengakses perbankan konvensional kini mendapat kesempatan.
Ajaran Islam menekankan bahwa pembiayaan ibadah tidak boleh mengorbankan kewajiban terhadap keluarga. Karena itu, solusi ini ditujukan bagi individu atau keluarga yang telah mengukur kemampuan melunasi pembiayaan. Skema yang aman dan sesuai syariah menjadi jaminan ketenangan hati.
Kemitraan ini menjadi tonggak penting bagi Bettr dalam menghadirkan solusi keuangan syariah sekaligus memperkuat komitmen Ant International. Ekosistem digital tepercaya Muslim Pro berpadu dengan sistem pembiayaan inovatif Bettr untuk menciptakan pengalaman perencanaan umrah yang lebih mudah, aman, dan bermakna bagi setiap keluarga.
