Beranda » Hino Genjot Produksi Lokal, TKDN Capai 71,85 Persen

Hino Genjot Produksi Lokal, TKDN Capai 71,85 Persen

by Feisal

HarianBisnis.id- PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) bersama induk usaha dari Jepang, Hino Motors Ltd, melakukan pertemuan strategis dengan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia di Jakarta, Kamis (17/4). Pembahasan utama menyangkut penguatan manufaktur kendaraan niaga di Tanah Air serta peluang menjadikan Indonesia sebagai basis produksi dan ekspor global.

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza menerima langsung jajaran manajemen Hino, termasuk Satyakam Arya (President & CEO Hino Motors Ltd), Shingo Sakai (Presiden Direktur HMSI), serta Hiroshi Terawaki (Presiden Direktur PT Hino Motors Manufacturing Indonesia).

Hino melaporkan bahwa investasi mereka di Indonesia telah mencapai 112,5 juta dolar AS atau setara lebih dari Rp1,7 triliun. Dengan nilai tersebut, kapasitas produksi pabrik Hino di Tanah Air mampu mencapai 75.000 unit kendaraan niaga per tahun, menyerap 1.547 tenaga kerja langsung.

Yang menarik, Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada enam tipe kendaraan Hino, seperti Hino 300 Series 115 SD dan 136 HDX, kini telah menembus 71,85 persen. Sementara untuk tipe lainnya, TKDN berkisar antara 44,35 hingga 57,26 persen. Capaian ini menunjukkan penguatan rantai pasok industri komponen nasional.

Presiden Direktur HMSI, Shingo Sakai, mengatakan bahwa langkah strategis ini memperkuat posisi Hino sebagai pemain utama kendaraan niaga di Indonesia.

“Selain fokus pada peningkatan produksi lokal, kami juga memastikan dukungan layanan purna jual yang menyeluruh… melalui jaringan layanan tersebar luas, ketersediaan suku cadang, hingga dukungan teknis profesional,” ujar Shingo.

Pemerintah melalui Wamenperin menyambut positif komitmen Hino. Indonesia dinilai memiliki potensi besar menjadi hub ekspor kendaraan komersial ke pasar regional dan internasional. Kolaborasi erat antara industri dan pemerintah pun terus didorong untuk optimalisasi kapasitas nasional.

Hino juga aktif dalam program pendidikan vokasi dan pengembangan sumber daya manusia, menunjukkan bahwa investasi mereka tidak hanya pada fisik pabrik, tetapi juga pada masa depan industri otomotif Indonesia. (*)

You may also like

Leave a Comment