HarianBisnis.id-Ramadan dan Idul Fitri 1447 H telah usai. Namun, jejak kebersamaan yang ditinggalkan Aice Group melalui program “Maniskan Momen Ramadhan” masih terasa. Dalam satu dekade terakhir, produsen es krim itu konsisten membagikan jutaan paket takjil es krim ke masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Yang membedakan tahun ini adalah skala keterlibatan. Aice tidak bergerak sendiri. Perusahaan melibatkan ratusan ribu reseller, distributor, serta pemilik warung mitra untuk menyalurkan takjil ke ribuan titik—dari kawasan padat penduduk perkotaan hingga permukiman di daerah terpencil.
“Kami tidak hanya berbagi produk, tetapi juga menghadirkan pengalaman kebersamaan yang hangat. Para mitra dapat berperan aktif menciptakan momen berbagi yang bermakna di lingkungannya masing-masing,” ujar Sylvana Zhong, Senior Brand Manager Aice Group, di Jakarta, Kamis (2/4).
Program yang berlangsung sepanjang Februari hingga Maret 2026 ini tidak sekadar membagikan es krim. Distributor dan pemilik warung bekerja sama dengan pengurus masjid, tokoh masyarakat, hingga aparat desa. Hasilnya, takjil tepat sasaran dan hubungan sosial di tingkat lokal semakin kuat.
Produk yang dibagikan antara lain lini Aice Mooochii dengan varian terbaru Mango—kombinasi kulit mochi kenyal, es krim mangga segar, dan jelly bits. Tak ketinggalan Aice Crispy Balls varian Chocolate Malt serta Cookies n’ Cream.
Aktivasi publik turut meramaikan. Di Bandung, kreator eJ Peace ikut berbagi. Di Medan, Arif Muhammad yang dikenal sebagai Mamak Beti turun langsung. Penutupan di Jakarta bersama Arvino (Gubernur Blok M) menambah semarak. Sesi live streaming di TikTok Aice juga menjangkau generasi muda.
Laporan NielsenIQ mencatat pengeluaran rumah tangga selama Ramadan meningkat sekitar 20 persen. Data Nielsen Television Audience Measurement di 11 kota besar menunjukkan perubahan ritme harian masyarakat, terutama menjelang sahur dan berbuka. Aice membaca peluang itu sebagai momen memperkuat nilai kebersamaan.
Seluruh produk yang dibagikan telah bersertifikasi halal LPPOM MUI, HACCP, ISO 9001:2008, serta terdaftar di BPOM. “Ke depan, kami akan terus mengembangkan program yang relevan di berbagai kesempatan, tidak terbatas pada Ramadan,” tutup Sylvana. (*)
