Beranda » Hino Bangun Saung Baca di Purwakarta, Rumah Literasi untuk Anak-Anak Desa Ciwangi

Hino Bangun Saung Baca di Purwakarta, Rumah Literasi untuk Anak-Anak Desa Ciwangi

by Amelia

HarianBisnis.id-Di tengah hiruk-pikuk dunia industri, PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) memilih untuk menapak pelan ke pedesaan. Bukan untuk ekspansi bisnis, melainkan menanam harapan melalui program corporate social responsibility (CSR) yang menyentuh akar masalah: literasi. Berlokasi di Desa Ciwangi, Kecamatan Darangdan, Purwakarta, Hino meresmikan Saung Baca, sebuah ruang belajar ramah anak yang dibangun dari kayu dan bambu, menyatu dengan alam pedesaan, Selasa (18/2/2026).

Saung baca seluas 25 meter persegi ini dirancang bukan sekadar tempat membaca. Dengan dinding anyaman bambu dan kursi-kursi sederhana, tempat ini diharapkan menjadi ruang bermimpi bagi lebih dari 50 anak desa yang setiap akhir pekan akan mengikuti kegiatan literasi rutin. Tak hanya itu, saung ini juga akan menjadi tempat belajar tambahan bagi siswa sekolah dasar di sekitar desa.

“Kami percaya masa depan dimulai dari literasi. Melalui Saung Baca ini, kami ingin menghadirkan ruang yang tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga tempat anak-anak membangun mimpi dan rasa percaya diri mereka,” ujar Dyah Maryati, CARM Dept Head HMSI, dalam sambutannya.

Gotong Royong Membangun Mimpi

Yang menarik, pembangunan Saung Baca ini tidak sepenuhnya digarap oleh kontraktor dari luar. Hino melibatkan tukang kayu dan tenaga kerja lokal selama proses konstruksi. Dengan demikian, program ini tidak hanya berdampak pada literasi anak, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat setempat. Semangat gotong royong pun terasa kental, membuat saung ini benar-benar lahir dari dan untuk warga Ciwangi.

Selain bangunan fisik, Hino juga menyumbangkan koleksi ensiklopedia dan buku-buku bacaan edukatif. Fasilitas duduk yang nyaman disediakan agar anak-anak betah berlama-lama membaca. Tak berhenti di situ, Hino juga menggandeng Dinas Perpustakaan setempat dan komunitas literasi untuk mengadakan program membaca bersama secara berkala.

Dikelola Komunitas, untuk Keberlanjutan

Agar manfaatnya terus dirasakan, Saung Baca tidak akan dikelola oleh Hino secara langsung. Warga desa, melalui komunitas lokal, akan menjadi pengelola mandiri. Mulai dari jadwal buka, kegiatan kelas kreatif, hingga pelestarian budaya lokal, semuanya akan dijalankan oleh masyarakat. Dengan cara ini, diharapkan semangat literasi tidak hanya datang dan pergi, tetapi mengakar kuat di Desa Ciwangi.

“Ini bukan sekadar bantuan yang diberikan lalu selesai. Kami ingin masyarakat memiliki rasa kepemilikan sehingga saung ini bisa terus hidup dan bermanfaat untuk generasi ke depan,” tambah Dyah.

Melalui inisiatif sederhana namun bermakna ini, Hino menegaskan bahwa pertumbuhan bisnis harus berjalan beriringan dengan kontribusi sosial yang berdampak langsung. Di Saung Baca Ciwangi, anak-anak desa kini memiliki ruang untuk membaca, belajar, dan menulis masa depan mereka sendiri.

You may also like

Leave a Comment