HarianBisnis.id-GAC Indonesia membuka dialog dengan pemilik kendaraan melalui GAC Listens: Your Journey, Our Care di The Terrace Senayan Resto, Jakarta Pusat, Sabtu, 17 Oktober 2026. Menjadi wajah layanan purna jual yang mendengar masukan, membahas kendala, dan menjelaskan produk terbuka.
Berbekal pengalaman produksi global lebih dari 30 juta kendaraan dan jangkauan di lebih dari 100 negara, GAC memperkuat pendekatan berorientasi kebutuhan pengguna. Di Indonesia, pabrik lokal mendukung kehadiran kendaraan energi baru berkualitas bagi konsumen, sekaligus menegaskan komitmen layanan jangka panjang.
CEO GAC Indonesia Andry Ciu menyatakan GAC Listens bukan sekadar mendengar keluhan. “Kami ingin setiap masukan mendapat perhatian dan ditindaklanjuti jelas serta bertanggung jawab. Bagi kami, kepercayaan dibangun melalui tindakan nyata,” ujarnya. Pernyataan itu menegaskan komitmen perusahaan pada pelanggan Indonesia.
GAC Listens berlandaskan empat pilar layanan purna jual: We Listen, We Explain, We Empower, dan We Stay With You. Program direncanakan rutin setiap tiga bulan agar kebutuhan pelanggan dipahami lebih dekat dan masukan menjadi bahan peningkatan kualitas produk serta layanan.
Tim After Sales mengidentifikasi kendala sebelum menjelaskan langkah penanganan. Untuk masalah yang bisa ditangani langsung, solusi diupayakan pada hari sama. GAC menargetkan keluhan selesai empat hari bagi kendala yang memenuhi syarat, khususnya tanpa penggantian suku cadang, sesuai syarat ketentuan berlaku.
Sepanjang 2026, GAC Indonesia mencatat peningkatan kecepatan improvement 81,3 persen dibandingkan 2025. Angka itu menjadi penanda respons layanan yang terus diperbaiki. Perusahaan menempatkan tindak lanjut keluhan sebagai bagian penting dari pengalaman kepemilikan kendaraan yang lebih baik bagi seluruh pelanggan Indonesia.
Dukungan darurat tersedia melalui GAC Emergency Roadside Assistance di 021 3005 8888 sesuai cakupan layanan. GAC juga berkolaborasi dengan Grab membantu pelanggan melanjutkan perjalanan selama kendaraan menjalani servis di bengkel resmi. Layanan itu menjaga mobilitas konsumen tetap berjalan dengan nyaman.
Melalui GAC App, pelanggan memantau kondisi kendaraan real-time, mengontrol fungsi tertentu dari jarak jauh, mengatur suhu kabin, mengakses navigasi, mengelola pengisian daya, mencari dealer, dan menjadwalkan servis. Aplikasi itu memudahkan akses digital layanan purna jual dalam satu genggaman bagi pelanggan.
Booth After Sales menjadi ruang konsultasi. Pelanggan membahas kendala, memperoleh penjelasan teknis, dan memahami langkah penanganan. “Hal terpenting adalah memastikan kendala ditangani melalui proses jelas, komunikasi terbuka, dan tindak lanjut sesuai kebutuhan,” ujar Aldi Ruvian, After Sales Manager GAC Indonesia.
Melalui GAC Listens, GAC Indonesia memperkuat komitmen mendampingi pelanggan lewat layanan responsif, komunikasi transparan, dan peningkatan kualitas berkelanjutan. Inisiatif ini membangun kepercayaan jangka panjang serta menghadirkan pengalaman kepemilikan yang semakin baik bagi pelanggan di Indonesia. Tindakan itu nyata, bukan janji.
