Beranda » Hino 300 Series Jadi Kendaraan Praktik Baru SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta

Hino 300 Series Jadi Kendaraan Praktik Baru SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta

by Iwan Agnas

HarianBisnis.id-PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) kembali menunjukkan komitmennya terhadap pendidikan vokasi. Melalui program Corporate Social Responsibility, perusahaan menyerahkan satu unit truk Hino 300 Series kepada SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Kendaraan itu akan digunakan sebagai sarana pembelajaran praktik bagi para siswa. Bantuan ini sekaligus memperkuat implementasi program Hino Indonesia Partnership School (HIPS).

Penyerahan CSR berlangsung di Jalan Pramuka No. 62 Giwangan, Yogyakarta, pada 9 Oktober 2026. Presiden Direktur HMSI, Shingo Sakai, menyerahkan langsung unit tersebut kepada Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta, Kustejo. Kehadiran kendaraan praktik ini memberi kesempatan bagi siswa, khususnya Konsentrasi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan, memperoleh pengalaman belajar langsung dengan kendaraan yang relevan.

Shingo Sakai menegaskan, pendidikan vokasi memiliki peran penting dalam mempersiapkan generasi muda. Menurutnya, keterampilan siswa harus sesuai dengan kebutuhan industri yang terus berkembang. Melalui bantuan kendaraan praktik ini, ia berharap siswa dapat memperoleh pengalaman lebih nyata dan memahami teknologi kendaraan secara langsung sejak di bangku sekolah, tanpa harus menunggu lulus.

Program HIPS di SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta merupakan bentuk kemitraan antara sekolah dan Hino Indonesia. Tujuannya mendekatkan pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri kendaraan niaga. Kolaborasi tersebut mencakup penguatan kurikulum, peningkatan kompetensi guru, pembelajaran praktik, pengenalan teknologi industri, serta pembentukan budaya kerja yang sesuai standar perusahaan.

Dengan adanya unit truk Hino 300, siswa dapat melakukan berbagai pembelajaran praktik. Mulai dari pemeriksaan kendaraan, preventive maintenance, diagnosis gangguan, hingga penggunaan alat ukur. Mereka juga mempelajari berbagai sistem kendaraan seperti engine, sistem bahan bakar, pemindah tenaga, rem, kemudi, suspensi, kelistrikan, dan sistem kontrol kendaraan. Semua materi itu dirancang mengikuti kebutuhan nyata di lapangan.

Bagi SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta, dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sarana praktik. Sekaligus mengurangi kesenjangan keterampilan antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Sekolah menargetkan pemanfaatan kendaraan secara terencana melalui tahapan kurikulum, teori, demonstrasi, praktik, diagnosis, perbaikan, quality control, hingga evaluasi. Tahapan itu memastikan pembelajaran berjalan sistematis dan terukur.

Melalui dukungan kendaraan praktik ini, Hino dan SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta berharap implementasi HIPS semakin nyata. Manfaat jangka panjang pun diharapkan dirasakan para siswa. Kendaraan tersebut juga diharapkan menjadi bagian dari pengembangan Teaching Factory, sehingga siswa mendapatkan pengalaman belajar yang semakin mendekati lingkungan kerja industri sesungguhnya. Pendekatan itu dinilai efektif mempercepat kesiapan kerja lulusan.

Kustejo menyampaikan apresiasinya atas kerja sama tersebut. Ia menyebut kendaraan praktik ini akan menjadi sarana penting bagi siswa untuk belajar langsung. Pemahaman terhadap teknologi kendaraan niaga pun diharapkan semakin sesuai kebutuhan industri. Ia berharap kerja sama dengan Hino dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi peningkatan kompetensi siswa di masa mendatang. Kolaborasi ini menjadi langkah nyata menyiapkan tenaga kerja vokasi yang siap bersaing.

You may also like

Leave a Comment