Beranda » Sennheiser Bawa Spectera ke Indonesia, Era Baru Wireless Audio Profesional

Sennheiser Bawa Spectera ke Indonesia, Era Baru Wireless Audio Profesional

by Amalia Putri

HarianBisnis.id-Panggung audio profesional Indonesia mencatat babak baru. Sennheiser resmi meluncurkan Spectera di Bengkel Space, SCBD, Jakarta, Kamis (17/9/2026). Perangkat ini merupakan ekosistem wideband, bidirectional digital wireless pertama di dunia yang menyasar komunitas audio profesional Tanah Air. Teknologi Wireless Multichannel Audio Systems (WMAS) menjadi fondasi utamanya.

Spectera memungkinkan pengelolaan mikrofon, in-ear monitoring, dan koordinasi RF secara bersamaan melalui satu ekosistem terpadu. Teknologi WMAS dari Sennheiser membuat beberapa link audio beroperasi dalam satu channel RF wideband. Satu Spectera Base Station dapat mendukung hingga 64 link audio, terdiri dari 32 input dan 32 output, dalam unit rack 1U yang ringkas.

Arsitektur bidirectional memberikan engineer audio visibilitas dan kontrol berkelanjutan terhadap sistem wireless. Remote monitoring mencakup level audio, performa RF, dan status baterai. Software SoundBase menyediakan kontrol dan monitoring volume serta pengaturan IEM. Spectera WebUI melengkapi dengan interface untuk konfigurasi dan sistem monitoring. Kombinasi hardware dan software menghadirkan pengelolaan terintegrasi yang efisien.

“Pengelolaan wireless dapat dengan cepat menjadi kompleks dalam produksi berskala besar,” ujar Roland Lim, Sales Director Sennheiser Asia. Ia menegaskan Spectera mengintegrasikan berbagai elemen dalam satu ekosistem. Respons dan feedback yang diterima sejauh ini sangat positif. Ia berharap semakin banyak profesional audio merasakan kemampuan Spectera di berbagai produksi.

Peluncuran ini juga memperkenalkan Spectera SKM handheld transmitter terbaru yang akan tersedia di Indonesia pada Q4 2026. SKM memperluas arsitektur wideband bidirectional Spectera ke aplikasi mikrofon handheld. Tersedia dalam varian UHF dan 1,4 GHz untuk berbagai aplikasi profesional, termasuk live sound, teater, broadcast, dan rumah ibadah.

SKM dirancang untuk penggunaan profesional yang menuntut. Bodi aluminium anodized dengan desain ramping dan layar OLED menjadi ciri khasnya. SKM kompatibel dengan berbagai kapsul Sennheiser dan Neumann. Koneksi bidirectional dengan base station memungkinkan remote monitoring status baterai, performa RF, level audio, kekuatan sinyal, dan kualitas koneksi. Pengaturan gain dan low-cut dapat disesuaikan secara remote.

Spectera telah digunakan dalam berbagai lingkungan audio profesional di Indonesia. Teater Besar Taman Ismail Marzuki menjadi salah satu lokasi penerapannya. Konser Raisa Live in Concert: Love & Let Go dan Festival Pagelaran Sabang Merauke turut memanfaatkan teknologi ini. Berbagai penerapan tersebut menunjukkan fleksibilitas Spectera mendukung beragam kebutuhan produksi, dari venue budaya hingga pertunjukan berskala besar.

Para tamu peluncuran berkesempatan merasakan langsung penggunaan Spectera melalui pertunjukan musik live dan pertunjukan musikal singkat. Acara ini menunjukkan bagaimana sistem mendukung berbagai jenis pertunjukan dengan kebutuhan wireless audio kompleks. Peserta melihat langsung alur kerja dan kemampuan pengelolaan Spectera, termasuk komunikasi dua arah dan remote monitoring yang memberikan visibilitas serta kontrol lebih baik.

Dengan arsitektur wideband, komunikasi dua arah, dan kontrol sistem terintegrasi, Spectera menghadirkan pendekatan lebih terhubung untuk mengelola wireless audio profesional. Ekosistemnya terus berkembang melalui solusi seperti SKM. Spectera membantu tim audio profesional menyederhanakan alur kerja wireless sekaligus memenuhi kebutuhan produksi modern yang semakin kompleks dan dinamis.

Peluncuran Spectera di Indonesia menandai babak baru bagi industri audio profesional Tanah Air. Kehadiran teknologi ini diharapkan meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi audio di berbagai venue dan acara. Sennheiser terus berkomitmen menghadirkan inovasi yang menjawab kebutuhan para profesional audio di Indonesia dan global.

You may also like

Leave a Comment