Beranda » Ban Jadi Fondasi Keselamatan, Michelin Bagikan Tips Persiapan Perjalanan Jauh

Ban Jadi Fondasi Keselamatan, Michelin Bagikan Tips Persiapan Perjalanan Jauh

by Feisal

HarianBisnis.id-Michelin Indonesia mengingatkan masyarakat tentang peran kritis ban dalam menjaga keselamatan berkendara jelang liburan akhir tahun. Perusahaan menekankan pentingnya pemeriksaan menyeluruh sebelum melakukan perjalanan jarak jauh atau road trip. Kondisi ban menjadi fondasi utama keselamatan karena merupakan satu-satunya komponen yang bersentuhan langsung dengan jalan. Situasi ini kian krusial di musim hujan dengan jalan basah yang meningkatkan risiko selip.

Product Manager Michelin Indonesia Mochammad Fachrul Rozi menyoroti pentingnya daya cengkeram ban di jalan basah (wet grip) untuk semua jenis kendaraan. Desain dan kedalaman tapak ban optimal membantu mengalirkan air dari permukaan jalan dan mencegah aquaplaning. Kondisi ini vital bagi kendaraan dengan muatan penuh yang digunakan lebih intens selama perjalanan liburan. Ban berperan menjaga stabilitas dan kendali kendaraan dalam durasi berkendara panjang.

Michelin membedakan kebutuhan ban untuk tiga jenis kendaraan utama dalam perjalanan jauh. Kendaraan bermesin konvensional membutuhkan ban yang menjaga stabilitas dan kenyamanan secara konsisten. Kendaraan hybrid memprioritaskan efisiensi energi tanpa mengorbankan kestabilan berkendara. Sementara kendaraan listrik memerlukan ban dengan daya cengkeram ekstra untuk menahan bobot lebih berat dan torsi instan.

Perusahaan menyarankan pemeriksaan tekanan angin ban sesuai rekomendasi pabrikan kendaraan sebelum berangkat. Tekanan terlalu rendah berisiko menyebabkan ban cepat panas dan pecah, sementara tekanan terlalu tinggi mengurangi kenyamanan dan daya cengkeram. Pengendara harus memeriksa tingkat keausan ban, termasuk ban cadangan, dalam kondisi optimal. Pemeriksaan sebaiknya dilakukan saat ban masih dingin untuk akurasi pengukuran.

Persiapan kendaraan juga mencakup pengecekan oli mesin, sistem pengereman, cairan pendingin, wiper, dan seluruh lampu. Michelin menganjurkan membawa perlengkapan keselamatan seperti segitiga pengaman, rompi reflektor, dongkrak, dan alat pemadam api. Kotak P3K dan senter menjadi perlengkapan tambahan yang memberikan rasa aman selama perjalanan. Penataan barang bawaan harus tidak mengganggu visibilitas pengemudi.

Faktor manusia memegang peranan sama pentingnya dengan kesiapan kendaraan. Pengemudi wajib memastikan kondisi fisik prima, menghindari alkohol, dan beristirahat berkala selama perjalanan. Seluruh penumpang harus menggunakan sabuk pengaman dengan ketat, termasuk penggunaan kursi anak yang sesuai. Perencanaan rute dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas dan cuaca juga menjadi kunci keselamatan.

Michelin menegaskan perjalanan menyenangkan bukan hanya tentang sampai di tujuan, tetapi tentang pulang dengan aman bersama orang terdekat. Perusahaan menyediakan berbagai tips dan panduan keselamatan berkendara melalui laman resmi Michelin Indonesia. Masyarakat dapat mengakses informasi lengkap mengenai perawatan ban dan persiapan perjalanan di situs tersebut. Edukasi ini diharapkan meningkatkan kesadaran berkendara aman selama musim liburan.

You may also like

Leave a Comment