HarianBisnis.id-ZTE Corporation dan XLSMART mengumumkan pencapaian terbaru dalam pengembangan jaringan otonom pada ZTE Global Summit & User Congress 2026. Ajang bergengsi ini berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, dan menjadi panggung penting bagi transformasi telekomunikasi Indonesia di kancah global.
Kolaborasi kedua perusahaan menandai langkah krusial XLSMART menuju Autonomous Network Level 4. Pengujian kapabilitas Network Optimization Agent dilakukan langsung di sejumlah skenario jaringan aktif. Langkah ini membuktikan komitmen ZTE dan XLSMART menghadirkan operasional jaringan telekomunikasi yang lebih cerdas, efisien, dan terukur bagi pelanggan.
Hasil pengujian pada jaringan aktif menunjukkan efektivitas otomatisasi closed-loop berbasis AI. Tingkat penyelesaian otomatis mencapai 25 persen dalam cakupan uji coba. Capaian itu memangkas proses manual dari analisis hingga eksekusi strategi secara signifikan. Langkah ini juga mengoptimalkan cakupan jaringan nirkabel secara lebih presisi dan cepat.
Acara peluncuran bersama dihadiri para pemimpin industri terkemuka. Hadir Shurish Subbramaniam, CTO XLSMART; George Glass, CTO TM Forum; serta James Zhang dan Zhang Wanchun, Senior Vice President ZTE. Kehadiran mereka mencerminkan komitmen bersama mendorong kapabilitas jaringan otonom dan nilai nyata operasional berbasis AI.
Sebagai mitra teknologi XLSMART, ZTE terus berkolaborasi menguji kapabilitas Network Optimization Agent pada skenario jaringan aktif terpilih. Proses ini menunjukkan bagaimana AI Agent mendukung operasional, mulai persepsi, analisis, pengambilan keputusan, hingga eksekusi. Wawasan praktis dan hasil terukur menjadi dasar pengembangan kapabilitas autonomous networks selanjutnya.
Dalam optimalisasi jaringan, Network Optimization Agent diuji untuk mengoptimalkan cakupan jaringan nirkabel. Otomatisasi berbasis agent mempercepat proses optimalisasi dan menunjukkan kemampuan closed-loop otomatis. Agen ini menghasilkan solusi optimalisasi serta mendukung seluruh rangkaian proses, dari analisis, penyusunan strategi, hingga eksekusi otomatis.
Shurish Subbramaniam, CTO XLSMART, mengatakan XLSMART terus mengeksplorasi bagaimana AI dan otomatisasi meningkatkan operasional jaringan. Kolaborasi dengan ZTE memungkinkan pengujian kasus penggunaan berbasis agent bernilai tinggi langsung di lingkungan jaringan aktif. Hasil pengujian membantu menentukan langkah pengembangan dan perluasan kapabilitas autonomous network secara bertahap.
Ke depan, XLSMART dan ZTE terus mengeksplorasi serta menguji berbagai skenario autonomous network bernilai tinggi. Fokus kolaborasi mencakup peningkatan kapabilitas berbasis agent dan perluasan kasus penggunaan yang telah teruji. Upaya ini mendukung perjalanan XLSMART menuju operasional jaringan semakin cerdas, efisien, dan otonom.
Transformasi ini diharapkan memberikan nilai terukur bagi bisnis dan pelanggan di Indonesia. Otomatisasi cerdas tidak hanya mempercepat kerja jaringan, tetapi juga meningkatkan kualitas layanan. Dengan begitu, XLSMART dapat memperkuat posisinya di industri telekomunikasi nasional yang semakin kompetitif. Sekaligus mendorong adopsi teknologi AI secara lebih luas.
Pencapaian di Kuala Lumpur menjadi bukti nyata bahwa visi jaringan otonom mulai berubah menjadi nilai bisnis. ZTE dan XLSMART menunjukkan kolaborasi lintas negara mampu mempercepat inovasi telekomunikasi. Langkah ini membuka jalan bagi Indonesia menuju era operasional jaringan berbasis AI yang aman, andal, dan berkelanjutan.
